SriwijayaPost/

Baru Keluar Penjara Karena Kasus Bongkar Rumah, Cen Kembali Ditangkap karena Lakukan Hal Ini

Dalam beraksi, tersangka bersama dengan temannya Kristopan (19) warga Jalan Keramat Abadi RT10 Kelurahan Cereme Taba Kecamatan Lubuklinggau Timur II K

Baru Keluar Penjara Karena Kasus Bongkar Rumah, Cen Kembali Ditangkap karena Lakukan Hal Ini
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Tersangka Chandra Effendi (paling kanan) kembali ditangkap Satreskrim Polres Lubuklinggau karena kasus jambret bersama temannya Kristopan (dua dari kanan). Tampak Wakapolres Lubuklinggau (dua dari kiri) didampingi Kasatreskrim AKP Ali Rojikin (paling kiri) dan Kanit Pidum Iptu Hendrawan (tengah) saat rilis kasus, Rabu (6/9/2017). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Ahmad Farozi

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Chandra Effendi (20) alias Cen, warga Jalan Pattimura RT03 Kelurahan Muaraenim Kecamatan Lubuklinggau Barat I Kota Lubuklinggau, kembali berurusan dengan polisi.

Ia yang sebelumnya pernah dipenjara karena kasus bongkar rumah dan baru keluar menjelang lebaran idul adha setelah menjalani hukuman selama 1,5 tahun, kembali ditangkap tim buser Polres Lubuklinggau dipimpin Kanit Pidum Iptu Hendrawan karena kasus jambret.

"Tersangka Chandra Effendi kita tangkap di rumahnya karena kasus jambret. Dia baru saja keluar sebelum lebaran dari menjalani hukuman 1,5 tahun penjara karena kasus bongkar rumah," ungkap Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga melalui Wakapolres Kompol Andi Kumara didampingi Kasat Reskrim AKP Ali Rojikin dan Kanit Pidum Iptu Hendrawan, saat rilis kasus, Rabu (6/9/2017).

Dijelaskan, aksi jambret yang dilakukan tersangka Chandra Effendi terjadi pada 24 Agustus 2017 sekitar pukul 18.00.

Dalam beraksi, tersangka bersama dengan temannya Kristopan (19) warga Jalan Keramat Abadi RT10 Kelurahan Cereme Taba Kecamatan Lubuklinggau Timur II Kota Lubuklinggau.

"Tersangka Kristopan, kita tangkap setelah penangkapan Chandra Effendi," ujarnya.

Diungkapkan, korban dari kedua tersangka adalah Revina Alvasari (19), mahasiswi yang beralamat di Kelurahan Marga Rahayu Kecamatan Lubuklinggau Selatan II Kota Lubuklinggau.

Saat itu korban sedang dalam perjalanan hendak pulang kerumahnya menggunakan sepeda motor.

Tiba-tiba tersangka dengan menggunakan sepeda motor Suzuki Satria Fu warna kuning memepet kendaraan korban dan mengambil handphone vivo5 milik korban yang diletakkan di box depan motor.

Setelah berhasil mengambil handphone korban, kedua tersangka langsung tancap gas melarikan diri.

Sedangkan korban kemudian melaporkan kejadian yang menimpanya ke polisi.

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help