SriwijayaPost/

Update SFC

Ketika Hartono Ruslan Memarahi Rahman yang Dianggap Keterlaluan

Pelatih Sriwijaya FC , Hartono Ruslan sendiri mengatakan, jika menyebut dia kesal dengan kepemimpinan wasit Abdul Rahman

Ketika Hartono Ruslan Memarahi Rahman yang Dianggap Keterlaluan
SRIPOKU.COM/HENDRA KUSUMA
Pelatih Hartono Ruslan dan Ichsan Kurniawan 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Pelatih Sriwijaya FC , Hartono Ruslan sendiri mengatakan, jika menyebut dia kesal dengan kepemimpinan wasit Abdul Rahman Salasa yang memimpin pertandingan Sriwijaya FC versus Persib Bandung, di Stadion Gelora Jakabaring, Selasa (5/9).

"Terutama di babak pertama, silahkan lihat rekamannya banyak keputusan yang merugikan kami, yang sangat jelas Yanto Basna dihantam striker asing Persib namun justru SFC yang diberikan hukuman," ujarnya.

Hartono mengaku masih trauma karena pemain SC pernah cedera akibatnya beberapa kejadian serupa.

"Kami jadi ingat kejadian saat wasit yang sama juga mengabaikan terjangan Cristian Gonzales kepada Yanto di semifinal Piala Presiden lalu sehingga patah hidung, ketika itu jangakan kartu kuning, peringatan pun tidak diberikan kepada lawan yang membuat Yanto harus dilarikan ke RS pasca pertandingan," ujarnya.

Diakui Hartono, dia sempat memarahi dan mengingatkan Rahmad ketika memasuki lorong menuju ruang ganti.

"Saya katakan sampean harus tegas dan jangan seperti itu. Baru di babak kedua, permainan normal lagi," ujar  Hartono Ruslan, sembari mengatakan, gol kedua terjadi karena terjadi pelanggaran terhadap Yanto Basna oleh pemain asing Persib Ezechiel Aliadjim N'douassel.

Hartono Ruslan pun menegaskan, jika memang omongannya ini salah, maka dia siap duduk bareng dengan pengadil lapangan dan komisi disiplin untuk melihat remakan ulang.

"Saya tidak pernah protes wasit, tetapi kali keterlaluan. Terlalu nyata mana yang salah dan tidak salah, mana yang harusnya melakukan pelanggaran.

"Terus bagaimana pemain belakang mereka melakukan tebasan kepada pemain kami, tetapi kok kami yang dinyatakan pelanggaran," ujarnya.

Diakui om Har, wasit juga manusia namun jika sudah kesalahan itu sangat tidak elok mengkhianati fair play dan semangat sportivitas."Tapi itulah wasit juga manusia," jelasnya.(ndr/can/TS)

Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Hendra Kusuma
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help