SriwijayaPost/
Home »

Pali

Dapat Telepon Tengah Malam, Petani Ini Buru-buru Menuju Lokasi Kejadian. Apa yang Dilihatnya Bikin

Seperti yang dikatakan Nadar, satu di antara warga Kecamatan Abab, PALI. Ia mengaku selalu siaga saat

Dapat Telepon Tengah Malam, Petani Ini Buru-buru Menuju Lokasi Kejadian. Apa yang Dilihatnya Bikin
Tribunsumsel.com/Ariwibowo
Salah satu lahan warga Kecamatan Abab, PALI yang terbakar. 

SRIPOKU.COM, PALI - Musim kemarau tiba. Ancaman kebakaran lahan dan kebun karet menghantui warga Bumi Serepat Serasan.

Petani karet terus waspada untuk menjaga lahan dari ancaman kebakaran kebun dan lahan.

Warga mendesak agar di setiap kecamatan ada unit pemadam kebakaran, petugas pemadam kebakaran dan mobil pemadam kebakaran yang siap siaga selama 24 jam.

Seperti yang dikatakan Nadar, satu di antara warga Kecamatan Abab, PALI.

Ia mengaku selalu siaga saat musim kemarau.

Tak jarang ia ditelepon di tengah malam oleh warga lainnya, menuju kebun karet karena ada kebakaran di arah kebunnya.

"Kadang jam 02.00 dini hari, ditelepon oleh tetangga dekat kebun. Katanya ada kebakaran arah kebun karet kami yang usia baru 3 tahun dan belum disadap. Rupanya kebakaran di tempat kebun karet warga lainnya terbakar dan kami gotong royong padam api dengan semprot petisida," cerita Nadar, Senin (4/9/2017).

Dia mengatakan, musim kemarau warga selalu waspada.

Saat tidur handphone diletakkan di dekat dengan telinga.

Hal ini dilakukan agar jika ada kabar kebakaran warga lainnya menelepon dan cepat bangun membawa peralatan pemadam kebakaran seadanya seperti ember dan semprot pestisida.

Ia juga berharap ada mobil pemadam kebakaran serta petugas, agar saat kebakaran kebun, petugas pemadam kebakaran dengan peralatan memadai bisa menolong warga.

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Ariwibowo

Editor: Sudarwan
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help