SriwijayaPost/

Dinggap Kejahatan Serius, Penyebaran Ujaran Kebencian oleh Saracen

Ketua Setara Institute Hendardi menganggap konten ujaran kebencian yang disebarkan kelompok Saracen melalui media sosial sangat berbahaya dengan kondi

Dinggap Kejahatan Serius, Penyebaran Ujaran Kebencian oleh Saracen
mediaindonesia.com
Ketua Setara Institut, Hendardi. 

SRIPOKU.COM , JAKARTA - Ketua Setara Institute Hendardi menganggap konten ujaran kebencian yang disebarkan kelompok Saracen melalui media sosial sangat berbahaya dengan kondisi masyarakat Indonesia saat ini.

Berita Lainnya:
Ditangkap Polisi, Saracen Ternyata Punya Ribuan Akun Medsos untuk Sebar Kebencian, Sampai Dibayar

Sebagian masyarakat masih mudah terbawa dengan isu-isu SARA maupun berita bohong yang disebarkan sehingga mudah memecah belah bangsa.

"Pekerjaan kelompok Saracen merupakan kejahatan serius karena implikasi yang ditimbulkan dari konten kebencian adalah ketegangan sosial, konflik, diskriminasi, xenophobia dan kekerasan," ujar Hendardi melalui keterangan tertulis, Senin (28/8/2017).

Apalagi, Saracen diduga memproduksi konten tersebut berdasarkan pesanan dengan tarif puluhan juta.

Pengungkapan kasus Saracen, kata dia, menunjukkan bahwa meningkatnya turbulensi kebencian atas kelompok maupun golongan tertentu merupakan sesuatu yang dirancang.

"Situasi sosial yang rentan, kelompok intoleran yang eksis dan berpengaruh, hasrat berkuasa dengan menggunakan segala cara, membuat kelompok Saracen mendapatkan ceruk pasar yang luas," kata Hendardi.

Pengungkapan kasus ini diharapkan dapat mengurangi tindak pidana yang sama pada masa mendatang.

Apalagi, Indonesia akan dihadapkan dengan momen-momen politik seperti Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu Serentak 2019.

Biasanya, konten-konten ujaran kebencian maupun berbau SARA ramai beredar di media sosial pada momentum politik seperti itu.

Halaman
12
Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help