SriwijayaPost/

Ditangkap Polisi, Saracen Ternyata Punya Ribuan Akun Medsos untuk Sebar Kebencian, Sampai Dibayar

Satgas Patroli Siber Bareskrim Polri berhasil menangkap kelompok Saracen yang diduga melakukan kampanye penyebar ujaran kebencian di dunia maya.

Ditangkap Polisi, Saracen Ternyata Punya Ribuan Akun Medsos untuk Sebar Kebencian, Sampai Dibayar
BBC
Ilustrasi. 

SRIPOKU.COM, JAKARTA -- Satgas Patroli Siber Bareskrim Polri berhasil menangkap kelompok Saracen yang diduga melakukan kampanye penyebar ujaran kebencian di dunia maya.

Polisi menangkap anggota kelompok Saracen yang terdiri dari JAS (32) ditangkap di Pekanbaru, SRN (32) di Cianjur serta MFT di Koja, Jakarta Utara.

"Mereka menyediakan jasa penyebaran ujaran kebencian yang bermuatan SARA maupun hoax melalui media sosial, mereka menamakan kelompok mereka Saracen," ujar Kasubdit 1 Dit Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Irwan Anwar, dalam rilis di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (23/8/2017).

Sementara Kasubbag Ops Satgas Patroli Siber, AKBP Susatyo Purnomo mengungkapkan, kelompok ini telah melakukan aksinya sejak November 2015.

"Kelompok Saracen memiliki struktur sebagaimana iayaknya organisasi pada umumnya," kata Susatyo.

---

Selain melakukan penangkapan, polisi menyita beberapa barang bukti dari para tersangka.

Barang bukti yang disita dari JAS diantaranya 50 simcard berbagai operator, 5 Hardisk CPU dan 1 HD Laptop, 4 Handphone, 5 Flashdisk, dan 2 memory card.

Barang bukti yang disita dari SRN meliputi 1 HP Lenovo, 1 Memory Card, 5 Simcard, dan 1 flash disk.

Sementara barang bukti yang disita dari SRN meliputi 1 Laptop + Hardisk, 1 HP Asus 2R3, 1 HP Nokia, 3 Simcard, dan 1 Memory Card.

Halaman
123
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help