SriwijayaPost/

1.931 Mahasiswa Baru Polsri Diserahkan ke Kodam II Sriwijaya untuk Lakukan Hal Ini

Polsri menjamin tidak ada sistem perploncoan yang bakal dilakukan kakak tingkat (senior) pada 1.931 mahasiswa baru

1.931 Mahasiswa Baru Polsri Diserahkan ke Kodam II Sriwijaya untuk Lakukan Hal Ini
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Para mahasiswa baru bersiap berangkat naik kereta api di Stasiun Kertapati untuk mengikuti pendidikan dasar kedisiplinan (Diksarlin) Politeknik Negeri Sriwijaya tahun akademik 2017/2018, Sabtu (19/8/2017). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Dr Ing Ahmad Taqwa MT didampingi PD 1 Carlos RS ST MT sekaligus Ketua Pelaksana Diksarlin Polsri menjamin tidak ada sistem perploncoan yang bakal dilakukan kakak tingkat (senior) pada 1.931 mahasiswa baru Polsri yang melaksanakan pendidikan dasar kedisiplinan (Diksarlin) Politeknik Negeri Sriwijaya tahun akademik 2017/2018.

"Kita tidak serahkan ke kakak tingkat mereka, tapi dengan Kodam yang profesional. Untuk membentuk kedisiplinan di diri mahasiswa. Hanya militer dan Polri yang bisa mendoktrin mahasiswa untuk kedisiplinan mahasiswa baru. Kalau kakak tingkat tadi khawatir tidak profesional. Mereka akan mengikuti Diksarlin di Rindam II Sriwijaya Puntang Lahat," ungkap Ahmad Taqwa saat melepas 971 mahasiswa Diksarlin tahap 1 yang bersiap berangkat naik kereta api di Stasiun Kertapati, Sabtu (19/8/2017).

Dijelaskan Taqwa secara keseluruhan ada 1.931 mahasiswa dari 9 jurusan dan 22 prodi mengikuti pendidikan dasar kedisiplinan (Diksarlin) Politeknik Negeri Sriwijaya tahun akademik 2017/2018 ini.

Untuk tahap pertama diberangkatkan 19-24 Agustus 2017 untuk gelombang sejumlah 971. Sisanya tahap 2 diberangkatkan 25-31 Agustus 2017.

Polsri yang merupakan pendidikan vokasional berbeda dengan Universitas yang mengedepankan akademik.

Kalau pendidikan vokasional lebih kepada skill dan perilaku. Di samping ada knowledge.

Orientasi pendidikan vokasional lebih kepada penerapan ilmu.

Keterampilan perlu disiplin untuk mengasahnya. Dengan menghargai dan mengatur waktu.

Harus taat pada aturan. Di dalamnya ada hak dan harus sejalan dengan kewajibannya.

Halaman
12
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help