Tersangka Pencuri Motor Milik M Edho Terpaksa Ditembak Kakinya. Ini Alasan Polisi

Tersangka ini masuk target kita karena melakukan pencurian di daerah 24 Ilir. R kita tangkap di kediamannya

Tersangka Pencuri Motor Milik M Edho Terpaksa Ditembak Kakinya. Ini Alasan Polisi
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Rega Satriawan (24), spesialis pencurian sepeda motor (Curanmor) tak dapat berkutik saat diamankan Tim Tekab Polresta Palembang di kediamannya Jalan Mayor Zen No 42 RT 12 RW 03 Kelurahan Sei Lais Kecamatan Kalidoni Palembang, Kamis (17/8/2017) malam. 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Odi Aria Saputra

SRIPOKU. COM, PALEMBANG - Rega Satriawan (24), spesialis pencurian sepeda motor (Curanmor) tak dapat berkutik saat diamankan Tim Tekab Polresta Palembang di kediamannya Jalan Mayor Zen No 42 RT 12 RW 03 Kelurahan Sei Lais Kecamatan Kalidoni Palembang, Kamis (17/8/2017) malam.

Pelaku ditangkap karena terlibat aksi pencurian dengan rekannya Rio (24) saat melakukan aksi pada Rabu (16/8/2017), di Jalan Radial Lorong Dahlia RT 20 RW 06 Kelurahan 24 Ilir Kecamatan Bukit Kecil Palembang sekitar pukul 19.00 mengambil kendaraan milik korbannya M Edho (24).

Saat digerebek di kediamannya, Rega berusaha kabur dari kejaran petugas yang akan menangkapnya.

Meskipun sudah diberikan tembakan peringatan ke udara sebanyak tiga kali akan tetapi tak dihiraukan oleh tersangka.

Dengan terpaksa petugas pun menghadiahkan timah panas ke kaki tersangka.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya petugas pun menggelandang tersangka ke Mapolresta dengan barang bukti dua unit sepeda motor merk Yamaha Mio J warna biru dengan nomor polisi (Nopol) BG 4984 ZR milik korban dan sepeda motor merk Honda Revo warna biru dengan Nopol BG 3126 AN milik tersangka.

"Tersangka ini masuk target kita karena melakukan pencurian di daerah 24 Ilir. R kita tangkap di kediamannya dan saat akan ditangkap tersangka coba melarikan diri," kata Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Tekab Polresta Palembang Ipda Daniel Dirgala, Jumat (18/8/2017).

Daniel mengatakan, pada saat kejadian korban pada saat itu memarkirkan sepeda motor miliknya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan kondisi terkunci stang yang dimasukan ke dalam pagar rumahnya.

Tak lama berselang datang dua pelaku melihat motor milik korban dan mendekati motor korban.

Kemudian dua pelaku merusak kunci motor milik korban dengan menggunakan kunci T yang sudah disiapkan oleh kedua pelaku dari rumah.

Setelah berhasil kedua langsung mendorong motor korban keluar pagar dan menghidupkannya.

Mendengar suara motornya berbunyi, korban lantas melihat dan ternyata sepeda motor kesayangannya sudah dibawa kabur oleh dua orang pelaku yang tak dikenal.

"Kita akan melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lainnya yakni Rio yang masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)," jelasnya.

Ia menyebut, tersangka mengakui selain mencuri satu unit sepeda motor dengan cara merusak kunci kontak dengan menggunakan kunci leter T R juga pernah melakukan tindak pidana pencurian atau jambret di daerah Kalidoni.

"Atas ulahnya, tersangka akan kita jerat dengan pasal 363 dengan hukuman penjara diatas lima tahun," beber Daniel.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help