SriwijayaPost/

Heboh Berita Soal Razia Serentak dan Kendaraan Dikerangkeng, Ini Komentar Dirlantas Polda Sumsel

Jika pada saat razia ditemukan ada masyarakat yang belum bayar pajak, maka kepolisian berwenang melakukan penindakan tilang sesuai diatur dalam undang

Heboh Berita Soal Razia Serentak dan Kendaraan Dikerangkeng, Ini Komentar Dirlantas Polda Sumsel
SRIPOKU.COM/DARWIN SEPRIANSYAH
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumsel, Kombes Pol Raden Slamet Santoso SIk. 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Darwin Sepriansyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Berkaitan dengan berita-berita soal razia serentak yang menyebar di dunia maya, ditegaskan Dirlantas Polda Sumsel, Kombes Pol Slamet Santoso SIk, bahwa semua itu adalah bohong atau hoax.

Sebab operasi kepolisian dalam satu tahun sudah terencana dan ada tiga, yakni Operasi Simpatik, Patuh dan Zebra.

Sebelum pelaksanaan operasi itu, pasti akan dilakukan dengan rapat koordinasi, gelar pasukan dan sosialisasi kepada masyarakat.

"Jadi masyarakat tidak perlu percaya berita hoax seperti itu. Demikian juga, dengan pajak kendaraan yang akan dirazia hingga dikerangkeng dan lain sebagainya. Itu semua hoax," ujarnya.

Menurutnya, Ditlantas Polda Sumsel sendiri sudah berupaya melakukan pelayanan terhadap masyarakat sebaik mungkin.

Mulai dari penerapan aplikasi berbasis android, "Polisi Wong Kito", hingga masyarakat pun bisa melakukan pendaftaran antrean online jika ingin melakukan pembayaran pajak.

Namun, memang tahun ini tidak ada pemutihan pajak, sebab kesadaran masyarakat di Sumsel sudah cukup baik.

"Namun jika pada saat razia ditemukan ada masyarakat yang belum bayar pajak, maka kepolisian berwenang melakukan penindakan tilang sesuai diatur dalam undang-undang," jelasnya.

Penulis: Darwin Sepriansyah
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help