SriwijayaPost/
Home »

Video

Tak Kuat Menahan Nafsu, 'Pasangan' Ini Nekat Begituan di Kap Mobil, Lihat Videonya Kamu Bakal Ngakak

Apa yang menimpa keluarga Danielle Pearson ini bakal membuat kalian terkejut jika mengalami kejadian serupa.

Tak Kuat Menahan Nafsu, 'Pasangan' Ini Nekat Begituan di Kap Mobil, Lihat Videonya Kamu Bakal Ngakak
Stomp
Ilustrasi. 

Burung bangau yang memiliki nama Demoiselle Crane ini adalah seekor burung bangau yang handal dalam menari bahkan semua kegiatan reporduksinya dapat dilakukan ketika mereka menari.

Menari ini adalah cara yang digunakan oleh Demoiselle Crane untuk menarik lawan jenisnya dan juga untuk bisa membantu burung bangau ini mengeluarkan hormonnya.

Hormon yang dikeluarkan ini akan mempermudah dalam proses perkawinan dan juga bertelur sehingga tidak ada hari tanpa menari.

---

3. European Bitterling

https://i.ytimg.com/vi/o058U2x5TFg/maxresdefault.jpg

Cara yang sama yaitu dengan menari juga merupakan salah satu sarana yang digunakan oleh hewan yang satu ini untuk bisa memulai proses kawinnya.

Seekor ikan air tawar yang bernama European Bitterling ini adalah seekor ikan yang akan menari, namun tidak untuk menarik lawan jenisnya melainkan untuk bisa menarik kerang yang ada di sekitarnya.

Ya, cara ini tentunya sangat unik karena ikan ini akan menjadikan kerang ini sebagai mas kawin jika di dunia manusia sehingga sang betina ini akan tertarik kepada sang jantan ketika bisa membawakan kerang yang besar untuknya.

Kerang ini menjadi tempat terjadinya pembuahan antara sang jantan dan betina dan juga sebagai ibu pengganti untuk merawattelur ikan yang diletakkan di dalam kerang.

---

4. Whiptail Lizard

http://www.reptilesofaz.org/Graphics/Lizards/ASPNEO1-08c.jpg

Biasanya pembuahan untuk menghasilkan keturunan akan dilakukan oleh dua orang yang berbeda jenis kelamin yaitu jantan dan betina.

Namun ternyata hal ini tidak dilakukan oleh seekor jenis kadal ini.

Jenis kadal dengan nama Whiptail Lizard ini adalah jenis kadal yang merupakan hewan yang bisa melakukan pembuahan tanpa adanya spesies beda kelamin.

Karena adanya beberapa peristiwa evolusi, membuat banyak jantan dari spesies ini punah dan hanya tertinggal sang betina.

Sehingga untuk bisa meneruskan usahanya dalam menghasilkan keturunan, sang betina secara in vitro mengeluarkan hormon yang mirip dengan testeron yang kemudian juga mengeluarkan cairan berupa sel telur dan juga sperma yang bisa membuat sang betina menghasilkan zigot di dalam perutnya dari hasil jerih payahnya melakukan reproduksi tunggal tersebut.

Penulis: Candra Okta Della
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help