SriwijayaPost/

Jemaah Haji Asal Bangka Pingsan, Syamsuri Justru Dijaga Tentara Arab Saat Masuk Raudha

"Kebanyakan jemaah tidak melengkapi dari dengan alat pelindung diri. Tidak pakai masker dan penutup kepala," kata perawat TKHI Rita, Minggu (13/8).

Jemaah Haji Asal Bangka Pingsan, Syamsuri Justru Dijaga Tentara Arab Saat Masuk Raudha
SRIPOKU.COM/HUSIN
Jamaah haji kloter 8 asal KBIH Varita Pusri bernama Syamsuri mendapat keistimewaan masuk raudha dan ziarah ke makam Rasulullah mendapat pengawalan Tentara Arab Saudi dengan waktu yang cukup lama (sripoku/sin) 

SRIPOKU.COM, MADINAH -- Suasana di kota suci Madinah masih dirasakan panas dengan suhu berkisar 45-54 derajat celsius.

Dengan kondisi ini, kebanyakan jamaah haji yang masih melaksanakan rangkaian Arbain mengalami disorientasi dan dehidrasi.

Seperti dialami salah satu jamaah kloter 8 asal Bangka yang mengalami dehindrasi akibat cuaca panas jelang maghrib.

Jemaah yang bersangkutan saat akan pulang ke hotel luxurius raudha tiba-tiba jatuh pingsan.

Beruntung dengan kecakapan petugas kesehatan kloter 8 (TKHI) yang bergerak cepat langsung ke TKP yang letaknya 50 meter dari hotel memberikan pertolongan dan mengangkut jemaah dengan kursi roda.

"Kebanyakan jemaah tidak melengkapi dari dengan alat pelindung diri. Tidak pakai masker dan penutup kepala," kata perawat TKHI Rita, Minggu (13/8).

Dilaporkan juga, jemaah haji yang tergabung di kloter 1 Palembang, mulai bergerak ke Mekkah pukul 06.30 dengan menggunakan pakaian ihram.

"Kami ditargetkan, ibadah umrah selesai satu hari," kata Ridwan, jemaah kloter 1 Palembang. sementara untuk Kloter 2, dijadwalkan hari ini, Senin (9/8) melaksanakan ibadah umrah.

Keistimewaan

Dari semua rangkaian selama di kota Madinah, ziarah dan masuk ke Raudha adalah keinginan setiap jamaah. Salah satunya, Syamsuri (65) dari KBIH Varita Pusri mendapat keistimewaan.

Ia mendapat pengawalan dari tentara Arab Saudi yang berjaga di sekitar Raudha dan makam Rasulullah.

Padahal, ribuan orang antre masuk raudha tapi Allah SWT berikan kemudan.

Bapak Syamsuri ini pensiunan CPM. Mungkin ini baik orangnya, jadi ia dijaga tentara arab saudi masuk raudha dengan tempat yang lapang dan luas.

Sementara Syamsuri sendiri saat ditemui mengaku haru dan tak dapat membayangkan sebelumnya. Padahal. Kaki kanannya terasa sakit dan tak kuat berjalan jauh.

Penulis: Husin
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help