SriwijayaPost/

Beras Gapoktan Karya Bersama Lahat Tembus Pasar Tanah Abang Jakarta

Sudah 16 ton beras yang dikelola kelompok tani ini laris manis dijual di pasar Ibu Kota tersebut. Beras jenis IR 64 asal Lahat ini berkualitas.

Beras Gapoktan Karya Bersama Lahat Tembus Pasar Tanah Abang Jakarta
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Helniadi menyerahkan beras kemasan karya Gapoktan karya Bersama kepada Sekda Lahat, H Haryanto, SE MM MBA. 

SRIPOKU.COM, LAHAT- Gapoktan Karya Bersama, Desa Germidar Ilir, Kabupaten Lahat, setidaknya dalam kurun setahun terakhir berhasil menerobos Pasar Tanah Abang, Jakarta.

Setidaknya, sudah 16 ton beras yang dikelola kelompok tani laris manis dijual di pasar Ibu Kota tersebut. Selain harga bersaing, beras jenis IR 64 yang dipasarkan berkualitas.

"Ya beras yang kita jual merupakan hasil panen padi warga. Dalam artian murni dari Kabupaten Lahat. Padi tersebut ditanam dan dikelola dengan baik sehingga menghasilkan beras yang berkualitas terbukti mendapat tempat di pasaran baik di Lahat sendiri maupun di pasar Tanah Abang,"ungkap Kelompok Ketua Gapoktan, Karya Bersama, Helniadi, Minggu (13/8).

Menurutnya, sejalan dengan target swasembada pangan yang dicanangkan, Gapoktan yang ia kelola ingin memperkenalkan beras yang ditanam di Kabupaten Lahat, kepada masyarakat luas.

Dengan harapan kedepan, akan berimbas bagi kemajuan petani padi.

Tak hanya itu, jika ternyata padi yang ditanam berkualitas kenapa tidak pemerintah pusat menjadikan Bumi Seganti Setungguan menjadi sentra produksi beras di tanah air.

"Kita yakin beras kita berkualitas dan mampu bersaing dengan daerah lain. Makanya Gapoktan kami salah satu misinya ingin memperkenal kepada masyarakat luas. Sejauh ini setidaknya untuk Pasar Tanah Abang saja sudah 16 ton kita jual dengan harga Rp7.700. Kalau penjualan ke Toko Tani sudah banyak," ujarnya, seraya berharap apa yang dilakukan Gapoktanya mendapat support pemerintah.

Sementara, Bupati Lahat, H Aswari Riva'i, melalui H Haryanto, SE MM MBA, mengapresiasi langkah Gapoktan Karya Bersama.

Haryanto yang langsung melihat lokasi pengelolaan, berharap langkah tersebut bisa dicontoh dan menjadi motivasi bagi petani lain di Kabupaten Lahat, untuk terus mengembangkan usaha pertanianya.

Menurut Haryanto, Pemkab sendiri tentu akan membantu seperti yang sudah dilakukan selama ini dengan memberika bantuan alat pertanian, bibit maupun penyuluhan.

"Kita sangat bangga. Selain Gapoktan ini bisa mengembangkan usaha mandiri yang akan berdampak bagi peningkatan penghasilan petani itu sendiri mereka juga ikut berjuang mengenalkan Lahat melalui hasil bumi yang ada. Tak hanya itu, juga berperan dalam target swasembada pangan,"ujar Haryanto, yang langsung memberikan bantuan kepada Gapoktan.

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help