SriwijayaPost/

Syok Mau Dikirimi Foto Bugil, Pria ini Kaget Saat Liat WhatsApp Muridnya Nekat Lakukan ini

Dalam proses mengajar, seorang guru setidaknya harus bisa menerapkan teknik mengajar yangbaik agar pelajaran yang ia ajarkan dapat dengan mudah disera

Syok Mau Dikirimi Foto Bugil, Pria ini Kaget Saat Liat WhatsApp Muridnya Nekat Lakukan ini
Whatsap/Hafid/World of BUzz/Facebook

SRIPOKU.COM -- Dalam setiap proses belajar dan mengajar di sebuah institusi pendidikan, seorang guru akan dituntut untuk bersikap profesional ketika ia mengajar muridnya.

Dalam proses mengajar, seorang guru setidaknya harus bisa menerapkan teknik mengajar yang baik agar pelajaran yang ia ajarkan dapat dengan mudah diserap.

Ketika seorang murid dan guru sudah terlibat kegiatan belajar mengajar yang cukup lama, biasanya akan ada sebuah ikatan yang terjalin.

Ilustrasi
Ilustrasi (CRI)

Ikatan yang terjalin antara seorang guru dan muridnya tentu akan berpengaruh besar, baik untuk masa depan sang anak setelah menempuh pendidikan, maupun sang guru ketika ia akan bertemu dengan murid lainnya.

Hal tersebut juga dirasakan oleh seorang pria tampan yang juga berprofesi sebagai guru ini.

Profesinya sebagai guru ternyata membuatnya dcukup dan disukai para murid-murid yang diajar olehnya.

---

Ketika jam pelajaran sedang tidak berlangsung, biasanya beberapa muridnya akan berkomunikasi dengannya.

Entah itu membahas topik pelajaran atau sekedar bersenda gurau.

Namun apa yang dialami pria ini justru sungguh diluar dugaannya.

Bahkan, hal ini justru bersumber dari sosok yang tidak terduga.

Yang tak lain adalah mantan anak didik atau muridnya sendiri.

Bagaimana cerita sebenarnya?

Ilustrasi
Ilustrasi (ISTIMEWA)

---

Awalnya, netizen sempat dihebohkan dengan munculnya screenshot percakapan dari Whatsapp yang diunggah oleh seorang pria pada Kamis (10/8/2017).

Guru bernama Farid ini mengaku merasa khawatir sekaligus tidak nyaman ketika salah seorang mantan muridnya, sebut saja namanya Sandra (Bukan nama sebenarnya), mengirimkannya sebah pesan melalui WA.

Yang membuat Hafid syok, Sandra ternyata mengirimkan sebuah pesan mesra sekaligus keinginan untuk mengajaknya berhubungan badan.

Bahkan akibat hal ini Hafid sampai mengatakan :

"Aku ini cuma guru magang, jadi kalau ingin dekat denganku sebenarnya tidak masalah.

Akan tetapi, setidaknya tunjukkanlah sedikit rasa hormat karena aku ini lebih tua darimu.

Anak sekolah jaman sekarang memang tak punya sopan santun!

Aku cuma ingin memberitahu batasan dan perbedaan antara murid yang dulu dengan sekarang.

Dulu, murid akan menunduk setiap kali gurunya lewat....

Tapi sekarrang, sepertinya cuma Tuhan yang tahu."

hafid
hafid (Whatsap/Hafid/World of BUzz/Facebook)

---

Hafid bahkan menyertakan semua bukti percakapannya dengan Sandra dan mengunggahnya ke media sosial.

Isi pesan antara keduanya pun benar-benar mengejutkan.

Isi pesan keduanya dapat anda lihat di bawah ini :

Concerned School Teacher Shares How His Student Asked Him For Sex Via WhatsApp - World Of Buzz

Concerned School Teacher Shares How His Student Asked Him For Sex Via WhatsApp - World Of Buzz 2

---

Ketika keduanya saling berkirim pesan, bisa anda lihat jika Hafid menolak permintaan dari Sandra.

Bahkan, Sandra sampai nekat menulis pesan jika ia ingin mengirim foto bugilnya kepada Hafid.

Sandra bahkan berusaha mengajak Hafid untuk video call, tapip Hafid dengan tegas menolak permintaan tersebut.

Hafid bahkan berusaha agar sang mantan murid tidak nekat melakukan hal tersebut.

Pada akhirnya, Sandra meminta maaf kepada Hafid.

Hal ini ia lakukan setelah ia sadar kalau dirinya sudah bersikap tidak sopan kepada gurunya sendiri.

Concerned School Teacher Shares How His Student Asked Him For Sex Via WhatsApp - World Of Buzz 3

Concerned School Teacher Shares How His Student Asked Him For Sex Via WhatsApp - World Of Buzz 1

---

Tak lama, Hafid mengatakan jika ia dan Sandra memang sempat berkomunikasi melalui WA sebelum akhirnya kejadian tidak mengenakkan ini terjadi.

Hampir sebagian besar netizen yang membaca cerita Hafid memberikan komentar.

Namun sebagian besar netizen justru lebih mengkritik Hafid karena dianggap tidak tegas.

Sebagai seorang pendidik, Hafid menjelaskan jika dirinya tak bisa begitu saja menolak permintaan sang murid.

Hal ini karena ia menilai sang murid sedang mengalami dilema atau masalah berat sampai akhirnya ia nekat melakukan hal tersebut.

"Aku memang memberinya nomor teleponku karena dia sempat mengirim pesan lewat IG dan menyebutkan kalau dirinya meminta tolong karena sedang tertimpa masalah yang berat," ujar Hafid.

"Sejak saat itulah dia mulai sering curhat denganku.

Kebanyakan tentang masalah keluarga.

Dia bahkan menganggapku seperti kakaknya sendiri.

Aku tak masalah dengan itu dan aku katakan padanya jika ia ingin menganggapu sebagai kakak, itu tidak apa-apa.

Tapi aku terus mengingatkannya kalau aku ini tetap gurunya.

Ilustrasi
Ilustrasi (Simba)

Memang di awal pesan yang dia kirimkan normal-normal saja.

Meski dia sering memanggilu 'Abang', aku tetap menyebut kalau aku ini 'Cikgu' atau gurunya, setiap kali kami mengobrol.

Saat dia pertama kali mengirim pesan tidak sopan tersebut, aku kira dia hanya bercanda.

Tapi saat dia mulai berani mengajakku video call, saat itulah aku merasa jika dia ini tidak main-main," ujar Hafid.

Penulis: Ahmad Sadam Husen
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help