SriwijayaPost/

Pembobol Toko Mega Fashion di Kertapati Palembang, Ditembak Polisi. Katanya Melawan Saat Ditangkap

Dari tangan pelaku berhasil diamankan barang bukti berupa tiga buah jam tangan merk seven friday, jam tangan merk puma dan satu unit sepeda motor Yama

Pembobol Toko Mega Fashion di Kertapati Palembang, Ditembak Polisi. Katanya Melawan Saat Ditangkap
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Rendra Rosmita, salah satu tersangka pelaku pembobol Toko Mega Fashion menjalani perawatan di rumah sakit dikawal unit pidum Polresta Palembang, Sabtu (12/8/2017). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Odi Aria Saputra

SRIPOKU. COM, PALEMBANG - Tim opsnal unit pidum Satreskrim Polresta Palembang berhasil mengamankan, Rendra Rosmita (32) residivis yang membobol toko Mega Fashion milik Mofrijal (38) di Jalan KI Marogan Kelurahan Kemas Rindo Kertapati Palembang, Sabtu (12/8/2017).

Warga Rambutan Banyuasin ini ditangkap setelah menjadi Target Operasi (TO), dimana sebelumnya unit pidum Polresta Palembang berhasil mengamankan ketiga lainnya yakni Refi Marlando Muklis Akbar dan Saputra.

Kasatreskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui kanit Pidum AKP Robert mengatakan para pelaku ditangkap usai melakukan penyelidikan cukup lama setelah membobol toko Mega Fashion.

Lantaran sempat melakukan perlawanan ketika diamankan, pelaku terpkasa diberikan tindakan terukur. Dua butir timah panas petugas berhasil bersarang di kanan pelaku.

"Pelaku ini sempat melakukan perlawanan saat diamankan. Jadi kita berikan tindakan terukur," katanya.

Adapun modus operandi yang dipakai para pelaku dengan cara merusak pintu rolling door toko.

Setelah berhasil membuka pintu kemudian Rendra Cs memecahkan kaca dan menggasak uang serta barang-barang di dalamnya.

"Jadi pada saat kejadian korban melihat tokonya sudah berantakan. Para pelaku berhasil mengambil uang tunai Rp 15,9 juta dan jam tangan sebanyak 150 buah bernilai Rp 25 juta," jelas Robert.

Ia menyebut, pelaku merupakan salah satu TO utama pihaknya.

Usai menangkap tiga pelaku lainnya unit pidum terus melakukan pengembangan dan berhasil mencokok Rendra dari persembunyiannya.

"Dari keterangan pelaku, mereka ini melakukan pencurian bersama-sama dengan cara memecahkan kaca dan menguras isi toko," katanya.

Dari tangan pelaku berhasil diamankan barang bukti berupa tiga buah jam tangan merk seven friday, jam tangan merk puma dan satu unit sepeda motor Yamaha Fino dengan nopol BG 3389 ABC.

Atas ulahnya, pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan maksimal hukuman di atas tujuh tahun penjara.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help