SriwijayaPost/

Pasar Sako Mandiri Disegel

Pasar Sako Mandiri Disegel. Pedagang : Omzet Terganggu, Pedagang Takut Stok Barang

Kedatangan pihak berwajib itu, memasang garis polisi dan papan. Terdapat dua papan yang dipasang.

Pasar Sako Mandiri Disegel. Pedagang : Omzet Terganggu, Pedagang Takut Stok Barang
sripoku.com/Yandi Triansyah
Pengelola Pasar Sako Mandiri nampak sibuk menelpon seseorang begitu mengetahui pasar disegel, Sabtu (12/8/2017) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pedagang Sako Modern, Jumat (11/8/2017) sore dikagetkan dengan kedatangan pihak kepolisian dari Polda Sumsel.

Kedatangan pihak berwajib itu, memasang garis polisi dan papan. Terdapat dua papan yang dipasang.

Pada papan itu bertuliskan, tanah dan bangunan ini dalam pengawasan Direktorat Reserse Kriminal Umum
Polda Sumsel. Berdasarkan 1 penetapan persetujuan penyitaan Pengadilan Negeri Palembang
no :78 pen.pid2016PN.Plg Tanggal 30 Desember 2016.

2. Penetapan persetujuan penyitaan Pengadilan Negeri Palembang
no : 1140pen.pid2017/PN.Plg tanggal 25 Juli 2017.

Adanya kejadian itu, membuat pedagang cemas, sehingga berimbas pada jualan pedagang.

Sabtu (12/8/2017) pedagang ada yang berjualan, tapi ada juga pedagang yang tidak berjualan. Kondisi ini terjadi akibat imbas dari garis polisi dan papan yang di pasang di depan pasar.

Hal ini diungkapkan oleh salah seorang pedagang, Sabarudin, menurut dia, omzet mereka turun. Tapi dia belum bisa memastikan sampai berapa persennya. Karena pedagang masih ada yang berjualan.

Namun diakuinya, pedagang takut menstok barang, karena takut ketika barang sedang banyak pasar ditutup.

"Kami tak mengertti ada apa, tapi kami selaku pedagang was was ada garis polisi dan papan pengumuman," katanya.

Sabaruddin mengatakan, adanya kejadian itu membuat pedagang terpikir, psikologi mereka secara tak langsung terganggu.

Karena dikhawatirkan kedepannya ada apa apa. Sehingga mereka tak bisa lagi berjualan.

"Padahal kita sudah nyaman berdagang, tapi ada masalah ini. Padahal ini bukan masalah pedagang," katanya.(*)

Editor: wartawansripo
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help