SriwijayaPost/

Walikota Pagaralam: Ayo Kita Bersihkan Sampah di Sungai

Jika kali atau sungai bersih, tidak hanya bermanfaat buat kesehatan masyarakat, namun jika dikelola dengan baik maka bukan tidak mungkin akan menjadi

Walikota Pagaralam:  Ayo Kita Bersihkan Sampah di Sungai
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Walikota Pagaralam, Hj Ida Fitriati, turun ke Sungai Suban untuk membersihkan sampah, Jumat (11/8/2017). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Sepertinya kegiatan Festival "Kampus" yang digelar pemuda Kampuny Purwosari (Kampus) menjadi salah satu gebrakan baru untuk perubahan di Kota Pagaralam.

Festival Kampus yang salah satu kegiatannya yaitu arung jeram di Sungai Suban menjadi contoh yang baik bagi masyarakat Kota Pagaralam.

Pasalnya sebelum kegiatan ini digelar, para pemuda Kampus melakukan Normalisasi sungai agar kawasan sungai terlihat bersih dan bebas dari sampah.

Padahal sebelumnya Sungai Suban sangat kotor karena banyak sampah.

Untuk itulah pemuda Kampus yang dimotori Harri Akbar berinisiatif menggelar kegiatan Festival Kampus tersebut.

"Ini merupakan kegiatan yang kita gelar untuk mendukung program pemerintah baik dari sektor pariwisata dan sektor lainnya. Kami harap ini akan menjadi contoh bagi daerah-daerah lainnya," ujarnya.

Pantauan Sripoku.com, Jumat (11/8/2017), tampak Walikota Pagaralam, Hj Ida Fitriati bersama kepala SKPD dan sejumlah PNS Pemkot Pagaralam langsung turun ke Sungai untuk mengambil sampah yang ada.

Bahkan wako akan menggalakan kegiatan turun sungai ini untuk menormalisasu sejumlah sungai yang ada di Pagaralam.

Sementara Walikota Pagaralam, Hj Ida Fitriati mengatakan, kegiatan ini sangat mendukung program pemerintah dalam penanganan kawasan kumuh dan sebagai kota destinasi wisata.

"Jika kali atau sungai bersih, tidak hanya bermanfaat buat kesehatan masyarakat, namun jika dikelola dengan baik maka bukan tidak mungkin akan menjadi salah tujuan wisata," ujarnya.

Wako menambahkan, untuk tetap menjaga kebersihan sungai atau kali pasca iven festival Kampus ini, pemkot akan melibatkan beberapa dinas terkait seperti Badan Lungkungan Hidup, Dinas Permukiman dan Kawasan Kumuh dan Dinas Pariwisata untuk memperioritaskan kelanjutan dari hasil kegiatan ini.

"Seperti menyediakan infrastruktur serta menjaga sanitasi yang baik sehingga menjadi percontohan sebagai desa wisata," tegas Wako.

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help