SriwijayaPost/
Home »

Seleb

» Gosipi

Polisi Tetapkan Pelantun " Pergi Untuk Kembali" Ello Sebagai Tersangka

Musikus Marcello Tahitoe alias Ello telah resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkotika.

Polisi Tetapkan Pelantun
Net
Ello 

SRIPOKU.COM - Musikus Marcello Tahitoe alias Ello telah resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkotika. Penetepan inipun telah dikonfirmasi oleh pengacara maupun pihak kepolisian.

Selain Ello, polisi juga menetapkan seseorang berinisial DM yang ditangkap bersamaan sebagai tersangka.

"Statusnya sudah tersangka. Hanya kami hormati dari pihak Polres sudah melakukan penyeledikan dengan profesional," ujar pengacara Ello Chris Sam Siwu setelah menjalani proses pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis malam (10/8).

"Ketika dilakukan penggeledahan, kami amankan ada tiga orang, yaitu DM, DMT (Dominggus Marcello Tahitoe), dan RGG. Yang bersangkutan kami bawa ke Polres (Metro Jakarta Selatan), kami lakukan pemeriksaan intensif.

Dari hasil pemeriksaan itu, dua orang, yakni saudara DM dan DMT, kami tetapkan sebagai tersangka, sementara saudara RGG kami kembalikan karena tidak terpenuhi unsur pelaku tindak pidana dari narkoba," tutur Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Iwan Kurniawan ketika ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (10/8/2017) malam.

 
Sementara itu, seperti telah diberitakan, polisi menangkap Ello setelah lebih dulu melakukan penyelidikan selama 1,5 bulan dari informasi yang didapat terkait penyalahgunaan narkoba jenis ganja.

Kemudian, usai melakukan penyelidikan, Satnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan melakukan penggeledahan di kompleks perumahan Griya Kecapi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (6/8/2017) sekitar pukul 01.00 WIB.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan barang bukti narkoba jenis ganja dengan berat kurang dari lima gram.

Polisi kemudian mengamankan Ello bersama dua orang lainnya, yakni DM dan RGG.

Dari hasil pemeriksaan secara intensif, polisi menetapkan Ello dan DM sebagai tersangka. Sementara, RGG dipulangkan karena tidak terpenuhi unsur melakukan tindak pidana narkoba.

Ello dan DM pun kini ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan dan sedang menunggu hasil asesmen medis yang terdiri dari analisis medis dan psikososial pelaku.

"Proses hukum tetap berjalan, tetapi dengan aturan dan ketentuan yang ada bahwa dengan jumlah barang bukti yang sedikit, yang bersangkutan bisa dilakukan rehabilitasi," kata Iwan.

Iwan menambahkan, hasil asesmen medis nantinya juga dapat sebagai bahan pertimbangan untuk kepolisian melakukan rehabilitasi kepada Ello dan rekannya.

Dikatakan Iwan, Ello terancam UU Narkotika Pasal 111 dan Pasal 127 dengan ancaman minimal empat tahun dan maksimal 12 tahun penjara karena terbukti tanpa hak memiliki, menyimpan, dan menguasai narkotika tersebut

Editor: Budi Darmawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help