SriwijayaPost/

Heboh, Saksi Kunci KPK Tewas Bunuh Diri, Padahal Kejadian Sebenarnya Begini

"Saya dapat info Johanes meninggal dunia, tapi kami belum dapat informasi yang lebih rinci, karena terjadinya di Amerika," ujar Febri di Gedung KPK, J

Heboh, Saksi Kunci KPK Tewas Bunuh Diri, Padahal Kejadian Sebenarnya Begini
Istimewa
Johannes Marliem 

SRIPOKU.COM - Johannes Marliem, saksi kunci kasus korupsi e-KTP dikabarkan meninggal dunia. Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan adanya kabar tentang kematian Marliem.

"Saya dapat info Johanes meninggal dunia, tapi kami belum dapat informasi yang lebih rinci, karena terjadinya di Amerika," ujar Febri di Gedung KPK, Jakarta, Jum'at(11/8).  dikutip dari Sripo dapatkan dari akun Instagram nurmingliem.

Banyak isu yang beredar kalau Johannes tewas bunuh diri di sebuah rumah yang dia sewa di perumahan elit Los Angeles seharga US$ 25.000 per bulan.

"Katanya ada suara tembakan beberapa kali dan diberitakan bunuh diri. Dia terkait dengan kasus e-KTP," demikian bunyi pesan singkat yang beredar.

Johannes Marliem
Johannes Marliem (Istimewa)

Berdasarkan informasi yang dikutip Sripo dari kontan.co.id, kasus kematian Johannes Marliem juga tengah heboh diberitakan di media Los Angeles.

"Saya tidak tahu bagaimana menceritakannya tanpa terdengar gila, tapi dalam 24 jam terakhir, ada dua kasus kematian yang menegangkan di perumahan mewah Los Angeles (West Hollywood/Pacific Palisades)," demikian informasi yang Sripo dapatkan dari Warta Kota.

Diceritakan, kejadian pertama terjadi di rumah besar yang dimiliki Tamme McCauley, putri Melvin dan Bren Simon, dari Simon Property Group.

Kedua terjadi di rumah besar yang terdaftar atas nama Johannes Marliem, seorang pria yang mendonasikan uang kepada Partai Demokrat AS dengan jumlah yang sangat besar.

Padahal, dia bukan warga AS dan tidak ada yang tahu siapa dirinya.

Menurut pihak kepolisian, kedua pria tersebut melakukan aksi bunuh diri, meskipun dilaporkan terdengar suara tembakan berkali-kali.

Berdasarkan laporan media lokal, mereka belum berhasil mengidentifikasi siapa korbannya.

Kendati demikian, menurut sumber KONTAN yang enggan diberitakan namanya, Johannes memang positif melakukan aksi bunuh diri. "Benar, kemarin," katanya. (Panji Maulana/Sripo)

Editor: Candra Okta Della
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help