SriwijayaPost/

Ditahan Semen Padang 0-0, Pelatih Sriwijaya FC:Seri di Kandang Seperti Kalah Bagi Kami

."Anak-anak kurang tenang, sehingga beberapa peluang gagal dimaksimalkan, ini menjadi bahan evaluasi bagi kita untuk pertandingan ke depan," ujarnya.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Seri lagi remis lagi, begitulah rekor Sriwijaya FC di kandang sendiri Stadion Gelora Jakabaring. Hasil pertandingan 0-0 lawan Semen Padang, Jumat (11/8) menambah rekor panjang hasil imbang SFC di kandang.

Tercatat SFC memiliki tiga peluang, satu peluang bahkan gol, namun terperangkap off side. Terkait dengan gol Ichsan, dimana
Hilton terperangkap off side dianggap aneh Pelatih Hartono Ruslan. Karena ketika bola bergerak, pemain baru maju, dan tidak
offside.

"Tetapi itu keputusan wasit dan kita tidak bisa berkomentar banyak," ujarnya.

Hal serupa juga ditegaskan oleh Yanto Basna."Ichsan ataupun Hilton tidak offside, tetapi kami terima karena itu keputusan
wasit," jelasnya.

Klasemen dan hasil pertandingan pekan 19 serta posisi Sriwijaya FC
Klasemen dan hasil pertandingan pekan 19 serta posisi Sriwijaya FC (SRIPOKU.COM/HENDRA KUSUMA)

Laskar Wong Kito julukan SFC mengalami 4 kali imbang dalam laga terakhir, mereka di kandang. Sementara itu, Semen Padang
memperpanjang rekor tidak pernah kalah dari SFC dalam tiga musim terakhir.

Tambahan satu poin ini, membuat SFC naik satu strip di peringkat ke-11 dengan nilai 25 dari 19 kali pertandingan.

Hartono menambahkan, hasil ini membuat dia kecewa. Karena seri seperti kalah kalau di kandang."Jelas kecewa, karena hasil seri ini seperti kalah kalau di kandang. Tetapi saya apresiasi para pemain karena sudah berjuang keras dan selalu memberikan yang terbaik dan berjuang hingga menit akhir," ujar Hartono.

Dia menyoroti, lemahnya finishing atau penyelesaikan akhir dari para pemain."Anak-anak kurang tenang, sehingga beberapa peluang gagal dimaksimalkan, ini menjadi bahan evaluasi bagi kita untuk pertandingan ke depan," ujarnya.

Nilmaizar dan Hengky Ardiles
Nilmaizar dan Hengky Ardiles (SRIPOKU.COM/HENDRA KUSUMA)

Sementara itu, Pelatih Semen Padang Nil Maizar memuji pemain SFC, mereka selalu diserang. Namun, dia memberikan apresiasi kepada para pemainnya yang mampu bermain clean sheet tanpa kebobolan."Anak-anak berjuang hingga menit akhir," ujarnya.

Tercatat SFC tidak tenang ketika melakukan serangan dan memanfaatkan peluang. Setidaknya ada tiga peluang matang,
termasuk heading atau sundulan Ichsan Kurniawan yang berbuah gol, namun dianulir wasit karena dianggap offside.

Halaman
123
Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Hendra Kusuma
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help