SriwijayaPost/

Atap Salah Satu Ruangan Gedung SMA Negeri 1 Inderalaya Mendadak Ambruk

Saat ini pihak sekolah telah mengosongkan beberapa ruangan yang bersebelahan dan dengan ambruknya atap gedung tersebut.

Atap Salah Satu Ruangan Gedung SMA Negeri 1 Inderalaya Mendadak Ambruk
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Atap gedung SMA Negeri 1 Inderalaya Kabupaten Ogan Ilir seketika ambruk, Rabu (9/8/2017) sekitar pukul 14.00. Ambruknya atap tersebut diduga tak kuat menahan beban lantaran kondisi bangunan yang sudah tua. 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Beri Supriyadi

SRIPOKU.COM, INDERALAYA - Atap salah satu ruang gedung SMA Negeri 1 Inderalaya Kabupaten Ogan Ilir (OI) mendadak ambruk.

Belum diketahui pasti penyebab ambruknya atap gedung tersebut yang terjadi pada Rabu (9/8/2017) sekitar pukul 14.00.

Namun, diduga ambruknya gedung diakibatkan tak kuat menahan beban.

Menurut Kepala SMA Negeri 1 Inderalaya, Dra Rasnianah, ruangan yang ambruk tersebut merupakan bangunan lama yang sudah tidak digunakan lagi.

Atap gedung SMA Negeri 1 Inderalaya Kabupaten Ogan Ilir seketika ambruk, Rabu (9/8/2017) sekitar pukul 14.00. Ambruknya atap tersebut diduga tak kuat menahan beban lantaran kondisi bangunan yang sudah tua.
Atap gedung SMA Negeri 1 Inderalaya Kabupaten Ogan Ilir seketika ambruk, Rabu (9/8/2017) sekitar pukul 14.00. Ambruknya atap tersebut diduga tak kuat menahan beban lantaran kondisi bangunan yang sudah tua. (SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI)

"Bangunan ini sudah tua dan tidak layak lagi dan juga gedung itu saat ini dalam tahap renovasi. Namun karena bantuan yang diberikan secara bertahap kami juga melakukan pembangunannya secara bertahap juga," katanya.

Ia melanjutkan, saat ini pihaknya juga telah mengosongkan beberapa ruangan yang bersebelahan dan dengan ambruknya atap gedung tersebut.

"Sudah lama kita kosongkan, karena kami khawatir hal serupa akan terjadi. Jadi memang gedung yang ambruk itu sudah tidak digunakan lagi dan dialihfungsikan sebagai gudang," ujarnya.

Beruntung peristiwa itu terjadi ketika proses belajar mengajar di sekolah telah usai sehingga tidak ada korban.

Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help