SriwijayaPost/

Begal Sadis di Jakabaring Ditembak. Pelaku: Saya Membegal untuk Hidupi Anak-Istri. (Astaghfirullah)

"Saya yang menusuk pinggang bagian belakang korban sebanyak dua kali, kemudian Rehan dan Jo mengambil motor," kata bapak satu anak ini.

Begal Sadis di Jakabaring Ditembak. Pelaku: Saya Membegal untuk Hidupi Anak-Istri. (Astaghfirullah)
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Dua tersangka begal sadis yakni Iwan (18) dan Rehan (27) diamankan oleh Polsek SU I Palembang, Rabu (9/8/2017). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Odi Aria Saputra

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Setelah sekitar satu bulan buron, dua orang pelaku begal bertopeng yang terkenal sadis yakni Iwan (18) dan Rehan (27) berhasil diamankan oleh Polsek SU I Palembang, Rabu (9/8/2017).

Dua pelaku begal ini menjadi Target Operasi (TO) usai terlibat aksi pembegalan terhadap Dea (17), seorang siswi yang masih duduk di bangku SMA saat melintas di Jalan Gubernur HA Bastari tepatnya di depan Dekranasda Jakabaring Kecamatan SU I Palembang pada Kamis (20/7/2017) lalu.

Kedua pelaku dibekuk masing-masing di kediamannya.

Iwan (18) di Jalan Gubernur HA Bastari dekat Kantor Kejaksaan Negeri Lorong Sederhana Kecamatan SU I dan Rehan (27) di Lorong Demak Kecamatan I Ulu Palembang.

Karena sempat melakukan perlawanan saat akan ditangkap, kedua tersangka ini diberikan tindakan tegas oleh petugas dengan dihadiahi timah panas masing-masing di kedua kakinya.

Tersangka Iwan mengaku dalam aksinya ia bertugas sebagai eksekutor dengan menusuk korban sebanyak dua kali di bagian pinggang belakang.

Sementara pelaku Rehan dan JO (DPO) bertugas mengambil motor korban.

"Saya yang menusuk pinggang bagian belakang korban sebanyak dua kali, kemudian Rehan dan Jo mengambil motor," kata bapak satu anak ini.

Setelah berhasil merampas sepeda motor korban, mereka pun langsung menjual sepeda motor tersebut di Desa Tanjung Raja OKI sebesar Rp 2,5 juta.

"Saya membegal karena kepepet kebutuhan untuk menghidupi istri dan anak saya yang masih kecil," ungkap dia.

Kapolsek SU I Palembang, Kompol Mayestika Hidayat, melalui Kanitres Ipda Alkap mengatakan modus operandi yang dilakukan para pelaku begal dengan langsung memepet sepeda motor korban.

Hingga saat ini pihakya masih memburu JO satu pelaku lainnya.

Dari tangan pelaku berhasil diamankan barang bukti berupa sebuah sepeda motor jenis mio sporty nopol BG 4444 YV dan sebilah senjata tajam.

"Hasil curian ini mereka jual ke daerah OKI. Atas ulahnya kedua tersangka dikenakan dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman di atas 5 tahun penjara," tegas Alkap.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help