SriwijayaPost/

5 Ton Bensin Diduga Ilegal Gagal Beredar. Dari Sekayu Hendak Dibawa Ke Meranjat.

Saya ini hanya sopir serap (cadangan, red) saja, dan disuruh mengantar minyak ini ke desa Meranjat. Upah yang saya dapat sekali mengantar sebesar Rp25

5 Ton Bensin Diduga Ilegal Gagal Beredar. Dari Sekayu Hendak Dibawa Ke Meranjat.
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Kapolsek Ilir Barat (IB) I Kompol Handoko Sanjaya, ketika menggelar tangkapan minyak ilegal dan tersangka, Rabu (9/8/2017). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Upaya penyelundupan minyak sulingan jenis bensin, kembali berhasil digagalkan anggota reskrim Polsek IT I, Palembang, Senin (7/8/2017), sekitar pukul 23.00.

Ini lantaran sebuah mobil Mitsubishi box BG 8936 JC, berhasil diamankan karena mengangkut puluhan jerigen berisi 5 ton minyak illegal tanpa mengantongi dokumen resmi.

Kendaraan tersebut terjaring razia saat melintas di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan IB I.

Tersangkanya yakni Mukhsin (38, sopir), dan Rendy Johanza (25, kernet).

Keduanya warga Jalan Palembang-Betung, Desa Rimba Asam, RT 06/02, Kecamatan Betung, Banyuasin.

Ada pun barang bukti yang disita berupa sebuah tedmon isi minyak bensin sulingan 1000 liter atau 1 ton, 42 buah jerigen isi 70 liter dan 42 buah jerigen ukuran 30 liter.

Semuanya menampung minyak bensin.

Razia yang digelar selain dengan sasaran kendaraan tidak mengantongi surat-surat dan kelengkapannya, serta meminimalisir kejahatan jalanan di malam hari.

Ketika mobil box BG 8936 JC tersebut melintas lalu dihentikan oleh petugas.

Halaman
123
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help