SriwijayaPost/

Kerap Kumpul Kebo Hingga Hamil, Faruk Emosi Saat Dengar Permintaan Kekasihnya Seperti Ini

"Sudah kenal dua tahun, tapi pacarannya baru tiga bulan ini," kata Faruk, yang mengaku bekerja sebagai wiraswasta ini.

Kerap Kumpul Kebo Hingga Hamil, Faruk Emosi Saat Dengar Permintaan Kekasihnya Seperti Ini
ISTIMEWA
Ilustrasi

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Darwin Sepriansyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Andai M Faruk Amami (28) benar-benar mencintai kekasihnya, tentu dia tidak akan merusak masa depan NY (25).

Atau bahkan tega melakukan penganiayaan, mulai tamparan, tonjokan hingga tendangan, meskipun alasan sang kekasih yang ingin menggugurkan janin di kandungnya memang tidak dibenarkan.

"Dia mau ancam gugurkan kandungan, padahal saya mau tanggung jawab. Tapi dia tidak mau dan malah ngancam gugurkan kandungan. Makanya aku gelap mata," kata Faruk saat ungkap kasus di Mapolres Ilir Timur I, Selasa (8/8/2017).

Diketahui aksi kejam Faruk ini dilakukan di kosannya di daerah 20 Ilir DIII, Ilir Timur I, Palembang, 27 Juli lalu.

ilustrasi
ilustrasi (mirror)

Bersama NY, keduanya memang kerap bertemu dan semakin intensif dalam dua bulan terakhir hingga melakukan hubungan terlarang.

"Sudah kenal dua tahun, tapi pacarannya baru tiga bulan ini," kata Faruk, yang mengaku bekerja sebagai wiraswasta ini.

Sementara Kapolsek Ilir Timur I, Kompol Edi Rahmat Mulyana mengatakan tersangka diamankan setelah mendapatkan laporan dari kekasihnya NY.

Dari hasil visum pihak rumah sakit, korban mengalami memar di badan, mata kanan dan belakang kepala.

Penyebab penganiayaan diduga karena cekcok di antara keduanya hingga berujung pada aksi kekerasan tersangka yang tidak bisa mengendalikan lagi emosinya.

"Dari keterangan tersangka, dia ini sudah kumpul kebo dua bulan," katanya

Didampingi Kanit Reskrim Ipda Jhoni Palapa, Edi mengatakan, tersangka akan dikenakan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan.

"Ancamannya dua tahun penjara," ucapnya.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help