SriwijayaPost/

Mengejutkan! Pria yang Dibakar di Bekasi Ternyata Sempat Ucapkan 3 Kata Terakhir ini

Muhammad Al Zahra alias Joya (30) warga Kampung Jati RT 04/05, Desa Cikarang Kota, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi menyisakan kisah pedih.

Mengejutkan! Pria yang Dibakar di Bekasi Ternyata Sempat Ucapkan 3 Kata Terakhir ini
WARTAKOTA/FITRIYANDI AL FAJRI/KOMPAS.COM/ANGGITA MUSLIMAH/KOLASE TRIBUNWOW.COM
Siti Zubaidah istri pria yang dibakar hidup-hidup karena dituduh mencuri amplifier di musala. 

SRIPOKU.COM, BEKASI -- Hari demi hari berlalu, peristiwa memprihatinkan seorang pria yang dibakar hidup-hidup masih menyisakan cerita sedih.

Bukan hanya beberapa hal bantahan istri korban yang meragukan sang suami memang benar-benar melakukan pencurian, tapi juga kata-kata terakhir yang diucapkan korban sebelum tewas dibakar hidup-hidup.

Muhammad Al Zahra alias Joya (30) warga Kampung Jati RT 04/05, Desa Cikarang Kota, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi menyisakan kisah pedih.

Reporter WartaKota (jaringan TribunWow.com) menemui langsung Siti Zubaedah, istri korban tewas yang dibakar hidup-hidup.

Pada wawancara tersebut Siti menyatakan keraguan kalau suaminya seorang pencuri.

Karena selama ini pekerjaan suaminya memang tukang servis amplifier.

Ayah Siti juga mengatakan kalau menantunya seorang pria yang rajin beribadah.

Keluarga mempercayai Joya mampir salat lalu dituduh mencuri dan dihakimi massa hingga tewas dibakar hidup-hidup.

Dari cerita yang beredar sebelumnya, Joya mampir salat lalu amplifier yang akan diantar karena selesai diperbaiki ia bawa masuk ke masjid.

Di dalam masjid ia dituduh mencuri kemudian dihakimi massa, Joya sempat menyelamatkan diri tapi akhirnya tertangkap.

Halaman
1234
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help