SriwijayaPost/

Tergiur Ikut Arisan Online, Gadis Cantik Ini Tertipu Rp 20 Juta

Saya ikut arisan online selama tiga kali bayar. Pertama Rp 3.200.000 kedua Rp 4.000.000 dan yang terakhir saya bayar sebesar Rp 10.000.000 kepadanya

Tergiur Ikut Arisan Online, Gadis Cantik Ini Tertipu Rp 20 Juta
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Gita Mei (21), korban arisan online, ditemani kuasa hukumnya melapor ke SPK Polresta Palembang, Rabu (2/8/2017). 

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Odi Aria Saputra

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dimingi-imingi ajakan untuk mengikuti arisan online melalui Media Sosial (Medsos) oleh seorang bandar berinisial EA (25), Gita Mei (21) harus merelakan uangnya sebesar Rp 20 juta lenyap.

Gadis cantik yang bekerja sebagai wiraswasta ini harus mengalami kerugian sebesar Rp 20 juta setelah sang bandar arisan online tak kunjung memberikan haknya ketika gilirannya menerima arisan.

Tak terima atas kejadian yang menimpanya, warga Jalan Naskah Km 7 Rt 07 Rw 02 Kecamatan Sukarami Palembang bersama dengan kuasa hukumnya Dodi Yuspika SH mendatangi SPK Polresta Palembang, Rabu (2/8/2017).

Di hadapan petugas ia mengatakan, kejadian bermula saat mendapatkan broadcast BBM dan Instagram dari terlapor yang menawarinya untuk ikut arisan online.

Setelah terlapor menjelaskan pola arisan online yang dikelolanya korban pun tertarik untuk ikut serta.

"Saya ikut arisan online selama tiga kali bayar. Pertama Rp 3.200.000 kedua Rp 4.000.000 dan yang terakhir saya bayar sebesar Rp 10.000.000 kepadanya," jelas Gita.

Setelah ia membayar dan giliran kena arisan pada tanggal 16 Juli 2017 terlapor tidak mau membayarkwn haknya.

Terlapor berkilah kalau banyak peserta yang ikut arisan tidak mau membayar kepada terlapor.

Setelah bermediasi, terlapor sempat berjanji untuk membayar dengan tempo 31 Juli 2017.

Namun hingga waktu disepakati terlapor enggan membayar.

"Saya tidak percaya dengan alasannya dan ternyata benar pengikut arisan yang lain telah membayar, itu cuma alasan dia saja pak yang tidak mau bayar. Total kerugian saya Rp 20 juta," bebernya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari korban dan akan menindaklanjutinya.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help