Penerimaan CPNS Kemenkum dan HAM, Kualifikas SMA dan D3 Tes di Palembang

Krena saat penerimaan CPNS rentan penipuan, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dengan penipuan.

Penerimaan CPNS Kemenkum dan HAM, Kualifikas SMA dan D3 Tes di Palembang
SRIPOKU.COM/SITI OLISA
Kepala BKN Regional VII, Gede Putra Swastika, 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pendaftaran penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Hukum dan HAM dan Mahkamah Agung (MA) mulai dilakukan hari ini.

Untuk itu Badan Kepegawaian Negara (BKN) Palembang Regional VII sudah menyiapkan segala sesuatu untuk kebutuhan tes. Para peserta tes dengan kualifikasi SMA dan D3 akan mengikuti tes di BKN Palembang dan peserta dengan kualifikasi akan mengikuti tes di Jakarta.

Kepala BKN Regional VII, Gede Putra Swastika, Selasa (1/8) mengatakan, sesuai dengan arahan dan Kemenkumhan yang akan mengikuti tes di BKN Regional VII adalah peserta dengan kualifikasi pendidikan SMA dan D3.

Namun untuk MA, pihaknya belum mendapatkan informasi, karena pihak MA belum melakukan koordinasi dengan BKN Palembang.

"Untuk penerimaan CPNS ini, BKN hanya menindaklanjuti jika ada pemberitahuan dari instansi terkait yang mengadakaan penerimaan CPNS. Hanya ada instansi yang membuka formasi CPNS, yaitu MA dan Kemenkumham, informasi sementara tes akan dilakukan pada 25 September mendatang, tapi karena baru pendaftaran kami belum tahu jumlah yang akan mengikuti tes," ujarnya.

Gede mengatakan, untuk pelaksanan tes pihaknya sudah menyiapkan 101 komputer dan PC, disertai dengan cadangan komputer 5 unit dan satu PC admin.

"Secara teknisnya nanti, para peserta yang akan mengikuti tes di ruangan CAT harus hadir satu jam sebelum sesi. Kami juga akan melakukan pengecekan kartu peserta, untuk mencocokkan peserta dengan kartu identitas yang dimiliki, untuk menghindari joki. Beberapa pengalaman di tempat lain ada joki," ujarnya.

Gede menjelaskan, saat di ruangan CAT, para peserta tidak boleh membawa barang, dan petugas akan menjelaskan langkah-langkah mengerjakan 100 soal dengan durasinya 90 menit.

"Tesnya sendiri terdiri dari Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelejensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi. (Nilai ambang batas TWK 70, TIU 75 TKP 126. Satu saja tidak memenuhi langsung gugur. Setelah tes, peserta dan yang berkepentingam bisa langsung memantau hasilnya, karena kami sudah menyiapkan ruangan khusus pelayanan publik untuk melihat nilai hasil tes," ujarnya.

Sementera itu, karena saat penerimaan CPNS rentan penipuan, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dengan penipuan.

"Karena masalah penerimaan CPNS ini menjadi masalah masyarakat banyak yang tertipu, cek dulu ke instansi masing-masing dan bisa dicek melalui BKN. Bahkan jika ada yang menerima SK pengangkatan harus dilakukan pengecekan dulu ke BKN, karena banyak oknum yang mengatasnamakan dirinya orang-orang BKN," ujarnya.

Penulis: Siti Olisa
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help