SriwijayaPost/

Contoh Fatal, Memasukan Sembarang Cairan ke Dalam Mesin Mobil

Selain oli mesin, tidak ada cairan lain yang boleh masuk ke ruangan mesin. Bila ada air atau apalagi cairan sabun yang masuk, dampak buruk dari kerusa

Contoh Fatal, Memasukan Sembarang Cairan ke Dalam Mesin Mobil
http://otomotif.kompas.com/
Mesin MINI kemasukan cairan pembersih kaca. (carscoops.com). 

SRIPOKU.COM , Berlin - Selain oli mesin, tidak ada cairan lain yang boleh masuk ke ruangan mesin. Bila ada air atau apalagi cairan sabun yang masuk, dampak buruk dari kerusakannya akan seperti Mini milik seorang wanita di Jerman.

Berita Lainnya:
Bukan Gengsi, Ini Alasan Mobil Eropa Ada di Palembang

Dilansir dari Carscoops, wanita tersebut tanpa sengaja menuangkan cairan pembersih kaca yang mengandung sabun ke dalam ruang mesin. Kejadian ini berawal saat dirinya ingin menambah cairan wiper, namun salah membuka penutup dan justru menuangkan lima liter cairan pembersih kaca ke dalam mesin.

Wanita itu baru sadar saat mobil bermasalah dengan mengeluarkan asap berwarna biru dari lubang knalpot. Saat dibawa ke bengkel setempat, dan cover mesin dibongkar, mekanik cukup terkejut dengan kondisi mesin yang sudah dipadati cairan berwarna coklat.

Tidak hanya bagian ruang atas mesin, cairan tersebut juga sampai memenuhi sektor bawah serta saluran-saluran yang ada di dalam mesin. Kondisinya sangat memprihatinkan sehingga mekanik pun hanya bisa memberikan dua pilihan pada wanita tersebut, yakni menjual mobil, atau membeli mesin baru.

Gumpalan cairan sampai tembus ke kolong mesin mobil
Gumpalan cairan sampai tembus ke kolong mesin mobil

Pelajaran

Gambaran ini bisa menjadi pelajaran bagi pemilik mobil akan bahayanya air ketika mesuk ke ruang mesin. Baik karena tidak disengaja, seperti kebocoran pada radiator atau akibat menerjang genangan air, maupun akibat musibah seperti mobil yang terendam banjir.

Anjar Rosjadi, Executive Coordinator Technical Service Division Astra Daihatsu Motor (ADM), pernah mengatakan bahwa saat oli di dalam mesin terkontaminasi air, maka oli akan rusak dan kehilangan fungsinya.

"Masuknya cairan atau air ke dalam ruang mesin membuat berubah seperti putih susu atau biasa disebut milky oil. Kalau sudah begitu otomatis akan merusak mesin karena fungsinya untuk pelicin atau pelumas gesekan komponen di dalam mobil sudah tidak ada lagi," ucap Anjar beberapa waktu lalu kepada Kompasotomotif.

Selain membuat oli rusak, ketika air sudah menyebar ke saluran ruang bakar maka mobil juga bisa mengalami water hammer. Seperti diketahui water hammer bisa membuat kerusakan serius pada mesin, mulai dari komperesi turun sampai komponen yang jebol akibat mendapat tekanan besar dari piston di ruang bakar.

Penulis: Stanly Ravel

Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs http://otomotif.kompas.com/ dengan Judul:
Contoh Fatal Memasukan Sembarang Cairan ke Dalam Mesin

Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help