SriwijayaPost/

36 Orang di Empatlawang Masih Terpasung

Tim pelaksana sudah datang ke sini, bersama kami mendatangi rumah-rumah penderita pasung," kata Kabid Rehabilitasi Sosial

36 Orang di Empatlawang Masih Terpasung
SRIPOKU.COM/AWIJAYA
Penderita pasung saat di-asesment tim pelaksana teknis dari Palembang dan Dinsos Empatlawang. 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Awijaya

SRIPOKU.COM, EMPATLAWANG - Tingginya jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Empatlawang yang saat ini terdata pada Dinas Sosial Empatlawang sebanyak 36 orang masih terpasung.

Hal ini langsung ditanggapi pihak kementerian sosial melalui unit pelaksana teknis Provinsi Sumsel sejumlah tim dari panti sosial Bina Daksa Budi Perkasa Palembang datang ke Kabupaten Empatlawang.

Dari 36 penderita pasung di Empatlawang sebanyak 15 ODGJ sudah di-assesment tahap pertama dan akan ditentukan pengiriman ke panti sosial Palembang atau ke panti sosial Bengkulu.

Selanjutkan akan ada tahapan berikutnya.

"Tim pelaksana sudah datang ke sini, bersama kami mendatangi rumah-rumah penderita pasung," kata Kabid Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial Empatlawang Elvansyah Muda kepada Sripoku.com, Senin (31/7/2017).

Dikatakan Elvansya saat ini pihaknya mengurus administrasi rujukan dan jaminan kesehatan bagi penderita pasung.

"Kalau bisa kami harapkan BPJS bisa membantu penerbitan kartu secepatnya," ungkapnya.

Ia berharap program bebas pasung ini bisa didukung sehingga pada anggarannya tahu depan bisa ada.

"Kami sudah mengusulkan untuk 2018 harapan kami di DPRD dibisa disetujui, karena tahun ini kecil sekali anggaran itu," katanya.

Adapun penderita ODGJ yang telah di-assesment pelaksana teknis panti sosial dan pihak Dinsos dari provinsi Sumsel ternyata di Kecamatan Tebingtinggi terdapat satu orang penderita ODGJ yang dipasung di Desa Fajarbakti.

Selain itu di antaranya di Desa Muarasaling satu orang, Kebon satu orang, Karangdapo Lamo satu orang, Sikapdalam dua orang, Padangtepong satu orang, Muarabetung satu orang, Nanjungan Pendopo satu orang, Landur satu orang, Tanjungeran satu orang, Lingge satu orang Sukadana satu orang, Tanjungtawang satu orang, Muarpinang Baru satu orang Lubuktanjung satu orang dengan total 15 orang ODGJ di-assesment tahap pertama.

Penulis: Awijaya
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help