SriwijayaPost/

Mahasiswa Poltekkes Palembang Akhiri PKL dengan Simulasi Penanganan Korban

"Jadi bila ada bencana kebanjiran, peserta PKL akan cepat tanggap membantu warga dan korban," kata Kepala Dinas Kesehatan OKI, HM Lubis MKes.

Mahasiswa Poltekkes Palembang Akhiri PKL dengan Simulasi Penanganan Korban
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Warga yang ditimpa musibah diselamatkan oleh mahasiswa Poltekes Kemenkes RI Palembang jurusan keperawatan, saat simulasi. 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Dua tahun berlalu musibah banjir melanda Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Sehingga, sebagian rumah warga di Kelurahan Sukada tenggelam dan tiang listrik roboh menimpa dan mengenai warga dan mengalami luka bakar.

Namun musibah yang dialami warga ini hanya simulasi mahasiswa Poltekkes Kemenkes RI Palembang jurusan keperawatan yang sedang mencontohkan bagaimana cara tanggap darurat bencana alam.

Simulasi ini dilaksanakan di halaman kantor Dinas Kesehatan OKI, Jumat (28/7/2017).

Dalam skenario simulasi tersebut 72 mahasiswa Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes RI Palembang melakukan praktek pertolongan pertama pada korban musibah.

Seperti memasang infus, membalut luka, serta membantu dan memberika pertolongan pertama korban yang tenggelam maupun terbakar akibat tersentrum.

"Jadi bila ada bencana kebanjiran, peserta PKL akan cepat tanggap membantu warga dan korban," kata Kepala Dinas Kesehatan OKI, HM Lubis MKes.

Simulasi tersebut adalah hari terakhir mahasiswa melaksanakan PKL di OKI. Usai simulasi dilaksanakan penutupan dan penyerahan kembali mahasiswa kepada pihak kampus Poltekkes Kemenkes RI Palembang.

"Mewakili Bupati OKI, H Iskandar SE, kami sangat berterimakasih kepada para mahasiswa. Serta memohon maaf bila di lapangan ada kesalah dan kekurangan," tutur Lubis.

Mahasiswa Poltekkes jurusan perawat tersebut diterima pada 10 Juli lalu dan berakhir 28 Juli. Selama 18 hari mahasiswa ditempatkan di empat kelurahan yang ada di Kayuagung.

Selain memberikan wawasan serta pengetahuan tanggap bencana kepada masyarakat. Juga diberikan wawasan pola hidup sehat dan lainnya.

"Ini salah satu pencegahan dan pertolongan terhadap korban bencana," kata salah satu mahasiswa PKL.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help