SriwijayaPost/

Sumur Tua di Desa Kamal Ogan Ilir Digunakan Untuk Pasok Air Minum Tentara Jepang

Di desa Kamal, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir (OI) juga terdapat lokasi bersejarah bekas peninggalan tentara Jepang.

Sumur Tua di Desa Kamal Ogan Ilir Digunakan Untuk Pasok Air Minum Tentara Jepang
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Sumur tua peninggalan Jepang di Desa Kamal, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir. 

SRIPOKU.COM,INDERALAYA -- Di Desa Kamal, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir (OI) juga terdapat lokasi bersejarah bekas peninggalan tentara Jepang.

Lokasi bersejarah tersebut berupakeberadaan sumur tua yang konon digunakan oleh tentara Jepang untuk konsumsi seperti kebutuhan mandi, minum dan lain sebagainya.

ini, sumur tua yang berdiameter lebih kurang dua meter dengan kedalaman mencapai dua meter tersebut sampai saat ini, Rabu (26/7/2017), masih tetap ada di perkampungan penduduk di Desa Kamal.

Hanya saja, sumur tersebut tidak ada lagi airnya dan hanya menyisakan lubang saja dan kondisinya kurang terawat.

Nang (40), masyarakat sekitar, mengaku bila dahulunya sumur tua itu sempat dilebarkan menggunakan peralatan cangkul.

Saat dilakukan pencangkulan dengan kedalaman satu setengah meter pada bagian bibir sumur, ternyata terdapat bebatuan serta pecahan keramik.

"Ada batu dan keramik yang dalam jumlah banyak dengan posisi lengket dengan permukaan tanah. Diduga dahulunya di bibir sumur itu merupakan bagian lantai," ujar Anang.

Masyarakat setempat menyakini bila sumur tua itu merupakan bekas peninggalan tentara Jepang.

Hal ini juga diperkuat dari keterangan seorang sesepuh Desa Kamal H. Burhan (85).

Menurut H. Burhan, sumur itu dibuat sendiri oleh tentara Jepang sekitar tahun 1941.

Halaman
123
Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help