SriwijayaPost/

Langkah Bupati OKI Soal Jabatan Camat Ini Patut Ditiru

Melalui penilaian camat terbaik tingkat Kabupaten OKI diupayakan dapat mengoptimalkan kinerja camat ke depannya.

Langkah Bupati OKI Soal Jabatan Camat Ini Patut Ditiru
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melakukan penilaian kinerja 18 camat yang ada di wilayah Bumi Bende Seguguk. 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG-- Kinerja 18 camat di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mulai dinilai.

Melalui penilaian camat terbaik tingkat Kabupaten OKI diupayakan dapat mengoptimalkan kinerja camat ke depannya, Rabu (26/7/2017).

Bupati OKI H Iskandar SE melalui Sekretaris Daerah (Sekda) OKI, H Husin SPd MM menyatakan, melalui penilaian ini diharapkan dapat melihat sampai sejauh mana kinerja yang dilakukan para camat.

“Ini sebagai salah satu sarana mengevaluasi kinerja camat. Karena keberhasilan camat akan memberikan dampak kepada pemerintahan di kabupaten,” kata Husin panjang lebar, ukuran keberhasilan ini adalah satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan.

“Seperti keberhasilan kinerja kepala desa dapat mendongkrak camat. Begitupun selanjutnya, kinerja camat dapat mendongkrak kinerja bupatinya,” tutur Husin.

Demikian, untuk membangun OKI yang luas ini membutuhkan kebersamaan dan sinergi baik antara camat dan kades.

"Ya, jangan sampai terdengar camat dan kades kurang koordinasi. Karena tugas camat yang dulunya dominan sebagai pembinaan sudah berjalan sebagai lebih kepada fungsi koordinasi,” ungkap Husin.

Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) OKI, Hendri SH MM mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagaimana diamantkan oleh peraturan pemerintah yang dilaksanakan tiap tahun di tiap kabupaten dan kota.

“Diharapkan kegiatan ini dapat mensinergikan antara pembangunan, serta masyarakat dengan instansi dan desa-desa,” kata Hendri.

Masih kata Hendri, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menilai tingkat keberhasilan camat dalam melaksanakan tugas. Kegiatan itu juga merupakan salah satu bentuk dalam mengoptimalkan fungsi camat sebagai SKPD.

“Dari kegiatan ini diharapkan juga dapat mengetahui gambaran nyata mulai dari pelayanan umum dan masyarakat. Mengkaji sejauh mana kemampuan, meningkatkan kapasitas dan kapabilitas camat serta melaksanakan evaluasi, memotivasi dan mendorong kinerja camat,” ucapnya.

Kegiatan penilaian camat ini dilaksanakan selama dua hari yang mana selama dua hari tersebut dimanfaatkan untuk mendengarkan pemaparan dari para camat.

“Selanjutnya nanti akan dilanjutkan dengan enam camat terbaik yang akan diberikan penilaian lebih lanjut,” tandasnya.

 
 

Penulis: Mat Bodok
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help