SriwijayaPost/

Atribut Mabed di Obyek Wisata Bukit Selfie Lahat Dilepas

Sayang sebenarnya nama Mabed itu dilepas. Sebab objek wisata maju itu oleh Mabed. Apalagi mereka sangat kreatif. Tapi kita

Atribut Mabed di Obyek Wisata Bukit Selfie Lahat Dilepas
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Tim Mabed Lahat melepas atribut Mebed di Bukit Selpi Lahat, Minggu (23/7/2017). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, LAHAT - Penggagas sekaligus inisiator wahana objek wisata perahu awan, kursi pohon, landasan cinta dan panah asmara di bukit selfi di Desa Tanjung Raja, Kecamatan Gumay Ulu, Lahat, Mabed, melepas semua atributnya.

"Ya semua atribut Mabed kita lepas. Kita tidak bertanggungjawab dan mengelola wahana tersebut lagi. Semuanya sudah kita serahkan kepada pengelola yang tak lain pemilik lahan," ungkap Leo, Wakil Ketua Mabed, Selasa (25/7/2017).

Dikatakan Leo, dikembalikannya pengelolaan objek wisata Bukit Selfie ke pemilik lahan sendiri tidak lain karena Mabed merasa sudah bisa melepas dan percaya kalau objek wisata Bukit Selfie bisa dikelola oleh pemilik lahan.

Mabed berencana mengembangkan di tempat lainnya dan terus berusaha berjuang untuk mengembangkan objek wisata yang ada di Kabupaten Lahat.

"Tidak ada masalah apapun dengan pengelola. Tugas kita hanya mengembangkan dan kami lihat saat ini sudah maju dan bisa mandiri," ujarnya.

Keberadaan wahana di Bukit Selfie sempat menarik perhatian wisatawan baik lokal maupun dari luar provinsi dan viral di media sosial.

Nama Mabed khususnya di Lahat booming lantaran dianggap berhasil menuangkan ide kreatif.

"Sayang sebenarnya nama Mabed itu dilepas. Sebab objek wisata maju itu oleh Mabed. Apalagi mereka sangat kreatif. Tapi kita berharap Mabed akan terus berusaha dalam mengembangkan potensi wisata di Lahat dengan ide kreatifnya," harap Putri, warga Lahat yang bangga dengan wisata Lahat.

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help