SriwijayaPost/
Home »

Pali

Kajari PALI Sarankan Pemerintah Tak Takut Buat Program untuk Kesejahteraan Rakyat

Stigma kriminalasi penegakan hukum, sehingga takut membuat program banyak PPTK (Penjabat Pembuat Komitmen) yang lari, untuk jadi PPTK

Kajari PALI Sarankan Pemerintah Tak Takut Buat Program untuk Kesejahteraan Rakyat
IST
Kepala Kejari Kabupaten PALI, Yunita Arifin, SH MH 

PALI - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten PALI menyarankan agar pemerintah Kabupaten PALI jangan takut mengambil kebijakan atau membuat program untuk kepentingan kesejahteraan rakyat.

Informasi itu disampaikan oleh Kajari Kabupaten PALI Yunita Arifin SH MH dalam rangka Penandatanganan Kesepakatan Bersama /MoU Bidang Perdataan dan Tata Usaha Negara (Datun) Pemerintahan Kabupaten PALI dengan Kejaksaan Negeri PALI, di aula Rumah Dinas Bupati PALI, Jumat (21/7/2017) siang.

Ia mengatakan latar belakang dari MoU Datun ini, dilatarbelakang masa pemerintah Jokowi 2016 lalu, di mana banyak anggaran tidak terserap di karena takut terlibat masalah hukum.

"Stigma kriminalasi penegakan hukum, sehingga takut membuat program banyak PPTK (Penjabat Pembuat Komitmen) yang lari, untuk jadi PPTK ," kata Yunita.

Dikatakan Yunita, Kejari PALI siap untuk melakukan pendampingan terhadap program sehingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) jangan takut membuat program atau kebijakan, selagi program tersebut tidak melanggar aturan.

"Mendukung program menghidupkan Datun, dan ditindaklanjuti terhadap mereka (OPD) minta dampingan maupun harus untuk menjawab keraguan dalam program dan minta pendapat ke Kejari," jelas Yunita.

Ditambahkan Bupati PALI Ir H Heri Amalindo, MM adanya MoU Kejari dengan Pemerintah Kabupaten PALI.

OPD juga jangan ladas atau sewenang-sewenang dalam mengambil kebijakan.

"Kalau MoU datang semua (kepala OPD), jangan takut MoU senang, artinya ibu(Kejari), mengawal bukan kita bekerja semau-maunya. Kajari tetap mengawal," jelas Heri.

Editor: Sudarwan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help