Tersangka Pungli Sertifikasi Guru di Dinas Pendidikan Sumsel Lebih dari Satu Orang

"Barang bukti berbagai dokumen sudah kita amankan dan uang tunai (bertambah) sekitar Rp 30 jutaan, A kita tahan di rutan Polda," tambah Agung.

Tersangka Pungli Sertifikasi Guru di Dinas Pendidikan Sumsel Lebih dari Satu Orang
SRIPOKU.COM/DARWIN SEPRIANSYAH
Para staf Disdik Sumsel yang diamankan tim Saber Pungli Ditreskrimun Polda Sumsel saat menjalani pemeriksaan, Jumat (20/7/2017) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel akhirnya resmi menetapkan Asni, Staf Pendidik dan Tenaga Pendidikan Disdik Sumsel, setelah dilakukan pemeriksaan intensif selama 24 jam.

"Masalah OTT kemarin, tersangkanya baru satu atas nama A, sedangkan yang lainnya masih kita dalami," kata Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto MSi, Jumat (21/7/2017).

Selain Asni, dikatakan Agung, masih ada empat pegawai Disdik Sumsel lainnya yang diperiksa di Mapolda Sumsel yakni; Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK), Syarial Effendi; Kasi PTK SMA, Kusdi Nawar; Kasi PTK SMK, Feri Nursyamsu serta staf PTK SMA, Eka Diani.

"Kita bertahap, A dulu, kemudian Kasi-nya, Kabid dan staf yang lain untuk dilakukan kroscek dan konfrontir. Kita masih lakukan pendalaman, sebelum menetapkan adanya tersangka lain," ujarnya.

Dikatakan, kepolisian masih akan menyelidiki aliran dana hasil pungutan liar itu, mengalir ke mana saja atau siapa saja yang menikmatinya.

Kalau nanti dalam proses pengembangan ada buktinya, tentu pihaknya akan memproses siapa saja yang terlibat.

"Kita masih lakukan pendalaman, kalau untuk A saja dan berhenti. Berarti hanya A saja yang akan kita pertanggungjawabkan secara hukum. Barangsiapa..., artinya individual itu. Tapi jika A memberikan sesuatu kepada siapa, dan itu bisa dibuktikan, tentu akan kita proses juga," tegasnya.

Pantauan Sripoku.com, penyidik melakukan pemeriksaan tertutup secara marathon terhadap kelimanya di ruangan Unit IV Subdit III Ditreskrimum.

Bahkan hingga selesai Salat Jumat pun pemeriksaan masih berlangsung hingga sore. Tampak juga sejumlah pegawai Disdik Sumsel yang bermaksud hendak membesuk, tapi mereka tidak bisa masuk dan hanya menunggu dari luar.

Asni dan Feri Nursyamsu sempat keluar sebentar dari ruang penyidik dan menyapa rekan-rekannya.

Halaman
12
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved