Mau Berinvestasi di Musi Banyuasin, Ini Arahan Bupati Dodi Reza Alex

Bupati Muba Dodi Reza Alex menegaskan jika perusahaan ingin beroperasi di Muba harus mengikuti peraturan yang ada.

Mau Berinvestasi di Musi Banyuasin, Ini Arahan Bupati Dodi Reza Alex
SRIWIJAYA POST / IGUN BAGUS SAPUTRA
Bupati Muba, H Dodi Reza Alex 

SRIPOKU.COM, SEKAYU--Melimpahnya Sumber Daya Alam (SDA) baik migas dan non migas di Kabupaten Muba, menarik sebagian besar investor dan perusahaan untuk berinvestasi di Muba.

Namun, Bupati Muba Dodi Reza Alex menegaskan jika perusahaan ingin beroperasi di Muba harus mengikuti peraturan yang ada. 

"Potensi di Muba ini sangat luar biasa saya mendukung sekali pihak perusahaan jika ingin beroperasi di Muba, asalkan perusahaan tersebut dapat mengikuti aturan serta memenuhi kewajibannya. Pemerintah akan membantu dari segi perizinan serta pengembangan investasi di daerah, asalkan semuanya sesuai dengan apa yang telah ditentukan," kata Bupati Muba, Dodi Reza Alex.

Keberadaan perusahaan di Muba tidak hanya sekedar beroperasi semata dan menghasilkan produksi yang besar, tapi mesti memiliki kontribusi positif terhadap masyarakat dan wilayah tempat perusahaan beroperasi. 

"Perusahaan harus bisa berperan aktif seperti lewat program CSR yang mesti menyentuh dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu peran perusahaan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) menjadi nomor pertama yang harus dilakukan, jika tidak ada aturan tegas," ujarnya.

Lanjutnya, jika perusahaan yang ingin berinvestaai di Muba kita akan mengarahkannya ke Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Muba.

"Tentunya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Muba menjadi modal utama dalam meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan Muba," jelasnya.

Sementara, Kepala DPMPTSP, Amril Nurmin, menambahkan dalam meningkatkan PAD Muba kita DPMPTSP membuat beberapa program untuk menarik pelaku usaha dan investor untuk berinvestasi di Muba. 

Tiga inovasi baru tentang pola perizinan dan non perizinan yang cepat, mudah, terjangkau, transparan serta terciptanya pelayanan perizinan dan non perizinan yang efisien dan efektif.

"Inovasi tersebut izin delivery, izin keliling kecamatan, dan sistem perizinan onnline. Kita membuat pelaku usaha dan investor agar tidak kesulitan dalam mengurus izin," ujarnya.

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved