Inspirasi

Warga Lampung Selatan Bangun Toilet dari Sekam Padi

Biasanya kulit padi atau sekam sering dibuang atau dibakar oleh petani setelah panen. Tetapi tidak demikian yang dilakukan masyarakat di Kecamatan Ta

Warga Lampung Selatan Bangun Toilet dari Sekam Padi
Teknokra
Sekam padi. 

SRIPOKU.COM , BANDAR LAMPUNG - Biasanya kulit padi atau sekam sering dibuang atau dibakar oleh petani setelah panen.

Tetapi tidak demikian yang dilakukan masyarakat di Kecamatan Tanjungsari dan Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan.

Berita Lainnya:
Pria Ini Temukan Toilet di Hutan, Awalnya Takut, Tapi Lihat Isi di Dalamnya Semua Melongo Kok Bisa

Mereka justru menjadikan sekam sebagai bahan untuk mencetak septic tank. Dengan inovasi ini, 14.000 warga pun bisa memiliki jamban sehat.

Koordinator program sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) di Lampung Selatan, Muhammad Barudin mengatakan, sekam dijadikan alat untuk mencetak tabung septic tank.

Caranya, pertama membuat lubang dengan diameter 90 sentimeter dan kedalaman 100-150 sentimeter. Lalu masukkan terpal yang telah dijahit, diisi sekam dan dicor semen di sekelilingnya.

"Inovasi ini bisa mempercepat proses pembuatan toilet sehat karena dalam sehari warga secara bergotong-royong bisa mengerjakan 2 jamban sehat," kata Barudin, Selasa (18/7/2017).

Lebih lanjut ia mengatakan, dengan inovasi cetakan sekam tersebut, warga hanya mengeluarkan biaya Rp 300.000 untuk memiliki jamban sehat.

Dedi Ahmad Singgih Prabowo, koordinator program swasembada WC Lampung Selatan mengatakan, biaya pembuatan jamban di kedua desa tersebut termurah di Indonesia.

"Kami memberdayakan sumber daya lokal. Ada genteng pecahan kami gunakan, ada batu dan pasir di sungai juga kami gunakan," katanya.

Halaman
12
Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help