SriwijayaPost/

Pembantu Ini Berikan 'Benda Aneh' Saat Anak Majikannya Ijab Qobul, Fakta Sebenarnya Ternyata. . .

Kisah haru ini dibagikan oleh seorang gadis remaja yang memiliki keluarga yang berkecukupan dan di tengah keluarganya yang sibuk mengharuskan dirinya

Pembantu Ini Berikan 'Benda Aneh' Saat Anak Majikannya Ijab Qobul, Fakta Sebenarnya Ternyata. . .
Istimewa

SRIPOKU.COM-- Kisah haru ini dibagikan oleh seorang gadis remaja yang memiliki keluarga yang berkecukupan dibesarkan dari orangtua  yang sibuk mengharuskan dirinya diasuh oleh seorang pembantu. Sampailah pada hari pernikahannya sang bibi memberi sebuah benda hingga terungkap kisah yang sebenarnya. Dilansir dari cerpen.co.id  inilah kisah selengkapnya!

Aku memiliki keluarga yang keadaannya cukup baik. Papa mamaku cukup sehat, di rumah juga ada seekor binatang peliharaan yang bisa kuajak bercanda setiap saat. Keadaan ekonomi kami tidak sangat baik, tapi papa mamaku tetap berusaha untuk memberikan yang terbaik untukku.

pembantu rumah tangga
pembantu rumah tangga (Istimewa)

Waktu aku berumur 16 tahun, keluargaku mempekerjakan seorang pembantu untuk menjagaku dan membantu mama mengerjakan pekerjaan rumah. Tapi sejak itu juga papa dan mamaku mulai semakin sering bertengkar. Mama sendiri mulai jarang menjagaku, tidak seperti dulu lagi.

Papa semakin hari semakin sibuk, mama setiap hari sedih dan marah-marah, waktu kami untuk makan bersama di meja makan semakin hari semakin jarang. Mama bahkan mulai tidak mempedulikan keadaanku. Pertemuan orangtua di sekolahku pun mama tidak pernah mau datang. Mama selalu meminta pembantu kami untuk pergi dan aku selalu malu saat itu terjadi, karena pembantu kami selalu memakai pakaian yang lusuh untuk menghadiri pertemuan orangtua murid.

Tapi walaupun begitu, aku cukup senang dengan pembantu kami yang kupanggil "bibi". Perhatian bibi untukku bisa kurasakan, bahkan terkadang melebihi perhatian mama terhadapku. Bahkan waktu aku sakit, bibi yang menjagaku di samping sambil meneteskan air mata.

Baca: Aduh Ngeri! Netizen Dibuat Geram Lihat Video Bocah Dibungkus lalu Digantung Pakai Kantong Plastik

Akhirnya saat aku berumur 26 tahun, keluargaku mengenalkanku pada seorang pria yang cukup berada. Dia adalah anak dari seorang bos perusahaan besar. Dia cukup suka denganku, tapi aku tidak pernah bisa menyukainya.

Tapi bagaimanapun juga, papa mamaku terus memaksaku untuk menikah dengannya. Menurut mereka, kalau aku menikah dengan pria kaya, aku tidak akan menderita. Akhirnya karena mereka juga berkata kalau pernikahanku bisa membantu usaha papaku, aku pun setuju.

Akhirnya di hari pernikahanku, bibi memberiku sebuah kantong hitam yang berisi buku tabungan. Aku tidak mengerti kenapa bibi bisa memberiku benda ini. Waktu aku bertanya alasannya, bibi kemudian menangis sambil berkata, "Kamu udah besar, udah mau menikah, bibi cuma bisa kasih ini, anggaplah sedikit kenang-kenangan dari bibi. Bibi masih punya sedikit untuk hidup."

Aku membuka buku tabungan itu dan melihat kalau isinya sama dengan jumlah gaji yang diberikan oleh orangtuaku pada bibi. Bibi hanya memakai sedikit sekali dari gaji yang dia terima dan hampir semuanya diberikan padaku.

pembantu rumah tangga
pembantu rumah tangga (Istimewa)
Halaman
12
Penulis: pairat
Editor: pairat
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help