SriwijayaPost/
Home »

Pali

Pagi Nyadap Karet, Siang Pergi ke Ladang

Masih anjloknya harga getah karet di Kabupaten PALI tak membuat sebagian warga Bumi Serepat Serasan berputus asa.

Pagi Nyadap Karet, Siang Pergi ke Ladang
TRIBUN SUMSEL/ARIWIBOWO

SRIPOKU.COM, PALI -- Masih anjloknya harga getah karet di Kabupaten PALI tak membuat sebagian warga Bumi Serepat Serasan berputus asa.

Sebagian petani bahkan manfaatkanmomen menanam di  sawah.

Seperti yang dilakukan sebagian besar warga Desa Pengabuan Kecamatan Abab, Kabupaten PALI.

Mereka menanam padi di ladang-ladang miliknya juga di lahan sawah baru yang dicetak pemerintah

Hasibuan, satu diantara petani setempat, mengaku dengan menanam padi minimal keluarganya tidak membeli beras selama beberapa bulan.

"Pagi kami nyadap karet, setelah dari kebun karet kami garap ladang kami dan ditanam padi.

Setiap tahun kami lakukan ini dan hasilnya alhamdulillah bisa bantu perekonomian keluarga, apalagi di tengah harga getah karet yang masih murah," kata Hasibuan, Kamis (13/7/2017).

Dirinya juga mengatakan bahwa sejak dibukanya lahan sawah baru oleh pemerintah, petani padi merasa terbantu karena sejak dibuka lahan sawah tersebut para petani bisa memanen padinya dua kali dalam satu tahun.

"Sebelum dibuka lahan sawah baru, kami hanya bisa panen sekali dalam setahun.

Tapi setelah dibuka, kami bisa tanam benih padi genjah serta pola tanam juga kami diajari pemerintah untuk menggunakan sistem Jajar Legowo (Jarwo).

Halaman
12
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help