SriwijayaPost/

Siswa Primagama Meningkat 42 Persen Lolos SNMPTN-SBMPTN

Meski sudah berprestasi, masih terus serius mengembangkan pembaharuan-pembaharuan. Antara lain telah membuat buku baru yang sesuai dengan kurikulum n

Siswa Primagama Meningkat 42 Persen Lolos SNMPTN-SBMPTN
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Direktur Utama Primagama Azhar Risyad Sunaryo (ketiga dari kiri) didampingi Area Manager Primagama Sumatera 2 (Sumbagsel), Nahrul Aidin, GM Operasional Wahyono Bintarto, Manager Marketing Qomarul Huda berdialog pada Halal Bihalal keluarga besar Primagama Palembang dan pelatihan I - Smart Primagama Tahun Ajaran 2017-2018, Senin (17/7/2017). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Bimbingan Belajar Primagama patut berbangga, pada tahun 2017 jumlah siswanya yang lolos SNMPTN-SBMPTN naik 42 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Dari segi akademik, Primagama selalu memberikan yang terbaik. Alhamdulillah tahun ini siswa kita lolos SNMPTN-SBMPTN naik 42 persen dibandingkan dengan tahun lalu. Jadi itu menunjukkan bukti kualitas akademik kita yang sudah sangat baik sekali," ungkap Direktur Utama Primagama Azhar Risyad Sunaryo didampingi Area Manager Primagama Sumatera 2 (Sumbagsel), Nahrul Aidin, GM Operasional Wahyono Bintarto, Manager Marketing Qomarul Huda berdialog pada Halal Bihalal keluarga besar Primagama Palembang dan pelatihan I - Smart Primagama Tahun Ajaran 2017-2018, Senin (17/7/2017).

Meski sudah berprestasi, masih terus serius mengembangkan pembaharuan-pembaharuan.

Antara lain telah membuat buku baru yang sesuai dengan kurikulum nasional.

"Insya Allah ini akan lebih tepat digunakan saat ini dan juga kita memproduksi rumus-rumus cepat kita yang kita beri nama smart solution itu semakin banyak sehingga membantu siswa apa yang mereka targetkan. Ketika siswa masuk Primagama, kita tanyakan targetnya kemana. Di situlah fungsi kita sebagai pendamping belajar. Harus memotivasi anak. Yang kita lakukan siswa bukan hanya mendapatkan nilai yang baik, tetapi juga membentuk karakter membentuk motivasi anak agar memiliki tanggungjawab terhadap dirinya sendiri dan membuat komunitas yang besar supaya anak bisa belajar dari satu sama lain. Menjadi insan yang lebih unggul," ujar Azhar.

Dalam rangka mempersiapkan tahun ajaran baru 2017/2018, Primagama menggelar pelatihan standarisasi pengajaran di Primagama di Asrama Haji Palembang, Minggu (16/7/2017).

Dirut Primagama ini pun mengecek kesiapan dengan bertemu langsung Kepala Cabang, kebetulan Primagama ada program baru bekerjasama dengan microsoft Indonesia.

Sesuai visi Primagama menjadi Bimbel yang unggul berbasis teknologi dengan selalu mengarahkan inovasi yang baru dalam bidang teknologi supaya siswa dalam belajar juga lebih optimal.

Kalau pada tahun 2015 telah meluncurkan e-learning management system. Di mana siswa bisa bertatap muka di cabang, akses soal-soal, materi pembelajaran secara online sehingga dapat belajar dimanapun dan kapanpun.

"Tahun ini kita satu-satunya Bimbel di Indonesia yang kerjasama dengan microsoft. Dimana nanti semua siswa akan gratis lisensi windows10 dan juga office365. Fungsinya aalah agar siswa bisa mengakses materi. Dan kita membuat komunitas online supata siswa di Jawa bisa belajar materi Tentor di Sumatera. Dari Papua bisa belajar dari Tentor di Jawa, Bali tanpa batas. Itu dari segi teknologi," terangnya.

Diyakini ini akan lebih tepat digunakan saat ini dan juga Primagama memproduksi rumus-rumus cepat bernama smart solution itu semakin banyak sehingga membantu siswa apa yang mereka targetkan.

"Ketika siswa masuk Primagama, kita tanyakan targetnya kemana. Di situlah fungsi kita sebagai pendamping belajar. Harus memotivasi anak. Yang kita lakukan siswa bukan hanya mendapatkan nilai yang baik, tetapi juga membentuk karakter membentuk motivasi anak agar memiliki tanggungjawab terhadap dirinya sendiri dan membuat komunitas yang besar supaya anak bisa belajar dari satu sama lain. Menjadi insan yang lebih unggul," ujarnya.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help