SriwijayaPost/

Selama 4 Tahun Wanita ini Kehilangan 3 Anaknya, Baca Kisahnya Anda Pasti Nangis

Kisah mengharukan dalam berjuang mendapatkan seorang anak ini dibagikan oleh warganet yang memiliki akun Facebook bernama Prasetiawati Wahyu.

Selama 4 Tahun Wanita ini Kehilangan 3 Anaknya, Baca Kisahnya Anda Pasti Nangis
Facebook

Lesi iskemik sendiri adalah semacam stroke yang diakibatkan adanya penyumbatan di syaraf otak.

Sementara, bangsal ganglia itu yang mengatur sensorik dan motorik.

Nayla sempat membaik, namun suatu ketika ia demam dan kehilangan kesadaran sehingga langsung dilarikan ke rumah sakit dan masuk ke ruang PICU.

Ia mengalami koma selama 48 hari dan harus menyusul kakaknya, Kevin ke surga.

Ya, Trias harus mengalami kehilangan anak kembali dalam kurun waktu yang berdekatan.

Simak kisah selengkapnya pada postingan Facebook di bawah ini!

"Ketika kamu sedikit lelah menjadi seorang ibu, bacalah ini.
Kisah nyata dan sudah di acc oleh Trias Dwi Panca untuk ditulis. Feel free for like and share.

Sepasang Sayap yang Menunggu Bunda di Surga
Kata orang, rasanya kehilangan buah hati adalah seperti hilang separuh nyawa. Mereka bohong, karena rasanya lebih sakit daripada itu. Aku gila saat kehilangan Kevin, anak pertamaku, anak lelaki yang ditunggu oleh segenap keluarga.

Waktu pertama mengetahui kalau aku hamil, aku sangat bahagia. Suamiku tidak pernah berhenti mencium perutku setiap hari. Semua vitamin yang dokter berikan, susu hamil, dan lainnya tidak pernah telat aku konsumsi. Aku dan sepupuku suka menghayalkan bagaimana saat Kevin nanti sudah besar dan bersekolah, diantar sama budenya, minta uang jajan sama bundanya. Pokoknya banyak hal yang akan kami lakukan bersama.

Hari itu tepat tanggal 9 juni 2013 di kehamilan 40 minggu tiba-tiba keluar flek, aku buru buru ke klinik tapi dokter bilang tidak apa apa dan aku disuruh pulang lalu kembali ke klinik kalau kontraksi sudah per 5 menit sekal. Tanggal 11 Juni 2013 jam 09.00 pagi mules sudah 5 menit sekali. Aku kembali ke klinik dan di cek ternyata masih pembukaan 1. Konsultasi dengan dokter dan akhirnya menempuh jalan induksi. Jam 12.00 siang pecah ketuban, jam 15.00 aku sudah tidak tahan sakit luar biasa dan aku minta sesar saja. Namun belum sempat disesar ternyata kepala Kevin sudah nongol. Aku disuruh mengejan, dan di tarikan nafas ke tiga Kevin Lahir.

Halaman
1234
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help