SriwijayaPost/

Salah Satu Pelayanan Publik Dikeluhkan Masyarakat Adalah Pembuatan E-KTP

"Salah satunya yang dikeluhkan adalah pelayanan E-KTP. Namun alhamdulillah sudah ditindak lanjuti oleh Wawako Palembang,"

Salah Satu Pelayanan Publik Dikeluhkan Masyarakat Adalah Pembuatan E-KTP
sriwijayapost
Indra Zuardi, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumsel, Minggu (2/4/2017). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Laporan masyarakat terhadap pelayanan publik pemerintah, masih banyak dikeluhkan.

Terbukti untuk semester pertama tahun 2017, Ombudsman RI perwakilan Sumsel menerima sebanyak 96 laporan.

"Semester pertama Januari sampai Juni tahun ini ada 96 laporan masyarakat yang masuk kita terima. Jumlah ini naik dari tahun sebelumnya yang semester pertama tahun lalu ada 80-an laporan masyarakat," ujar Indra Zuardi, Kepala Ombudsman RI perwakilan Sumsel, Senin (17/7).

Dari jumlah 96 laporan keluhan masyarakat yang diterima, Indra mengatakan, didominasi pelayanan publik yang berada diwilayah Kota Palembang.

Namun berasal dari semua instansi pemerintah vertikal dan daerah.

"Salah satunya yang dikeluhkan adalah pelayanan E-KTP. Namun alhamdulillah sudah ditindak lanjuti oleh Wawako Palembang yang melakukan sidak dan E-KTP sudah mulai dibagikan kepada warga," ujarnya.

Sebagai untuk klarifikasi terkait laporan masyarakat yang mengeluhkan pelayanan E-KTP, Indra mengatakan, tumpukan E-KTP yang ditemukan menumpuk di Kantor Disdukcapil Kota Palembang akan segera didistribusikan ke tiap-tiap kantor kecamatan.

Jadi bukan sengaja ditumpuk, tapi belum saja didistribusikan namun sudah dilakukan sidak.

"Perlu diketahui, sebelumnya kami dari ombudsman terlebih dulu sidak. Kami investigasi memang E-KTP sengaja ditumpuk dan akan segera didistribusikan. Karena yang mendistrbusikan E-KTP kepada warga adalah tugasnya kecamatan, bukan disdukcapil," ujarnya.

Penulis: Welly Hadinata
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help