SriwijayaPost/

Kasus Korupsi Pengadaan Baju Dinas di OKU, Hakim Ingatkan Saksi untuk Kooperatif

Hakim sempat beberapa kali mengingatkan agar para saksi kooperatif menjawab pertanyaan jaksa dan Hakim, serta tak berkelit.

Kasus Korupsi Pengadaan Baju Dinas di OKU, Hakim Ingatkan Saksi untuk Kooperatif
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Empat terdakwa kasus korupsi pengadaan seragam dinas OKU, Drs.Wibisono, Azhari, Eko dan Baderi kembali menjalani sidang di PN klas 1 A khsus tipikor Palembang, Senin (17/7). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Empat terdakwa kasus korupsi pengadaan seragam dinas OKU, Drs.Wibisono, Azhari, Eko dan Baderi kembali menjalani sidang di PN klas 1 A khusus tipikor Palembang, Senin (17/7).

Dalam sidang kali ini JPU Anton Nur ali SH dan tim dari Kejari Baturaja menghadirkan beberapa orang saksi, antaranya seketaris pokja Dwi Nandar ST, anggota pokja Dedi Arsandi dan saksi lainya.

"Hari ini kita menghadirkan saksi dari Pokja,"ungkap JPU.

Namun disayangkan pada sidang kali ini para saksi banyak mengaku tidak tahu terutama mengenai pokok persoalaan perkara tersebut.

Bahkan hakim sempat beberapa kali mengingatkan agar para saksi kooperatif menjawab pertanyaan jaksa dan Hakim, serta tak berkelit.

Usai mendengarkan keterangan saksi, hakim yang diketuai Mandala SH menyatakan sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda masih keterangan saksi.

Sebelumnya, diketahui, penetapan tersangka terhadap keempat orang ini setelah pihaknya menerima laporan hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP) yag mengatakan jika ada kerugian negara dalam pelaksanaan pengadaan seragam kepala desa tahun anggaran 2015 yang mencapai ratusan juta.

Keempatnya menjadi tersangka bulan november 2016 lalu, setelah hasil audit dari BPKP yang menyatakan ada kerugian negara.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help