SriwijayaPost/

BNNP Sumsel Amankan 4 Kg Sabu dan Pasutri Diduga Jaringan Sabu 1 Ton

Sebelumnya sabu ini dibawa oleh NN dan NH dari Medan menuju Palembang menggunakan jalur darat. Rencana sabu ini akan dikirim ke Bali melalui jalur uda

BNNP Sumsel Amankan 4 Kg Sabu dan  Pasutri Diduga Jaringan Sabu 1 Ton
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Kepala BNNP, Anthoni Hutabarat saat gelar pres release penangkapan sabu 4 kg, Senin (17/7/2017) 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Odi Aria Saputra

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sebanyak 4 kg narkoba jenis sabu siap edar berhasil digagalkan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel, Senin (17/7/2017).

Peredaran sabu tersebut diduga berasal dari Aceh yang melintas di Sumsel dan hendak diedarkan di pulau dewata Bali.

Kepala BNNP, Anthoni Hutabarat mengatakan barang haram tersebut diamankan dari empat orang kurir yang merupakan sepasang suami istri dan dua wanita lainnya. 

"Sabu ini kita amankan berdasarkan informasi bahwa akan ada pengiriman sabu dari aceh yang melintasi Medan, Palembang dan Bali," kata saat gelar pres reles kantor BNNP Sumsel Jakabaring Palembang.

Mendapatkan adanya informasi akan beredarnya sabu it pihaknya pun langsung melakukan penyelidikan dengan bekerjasama pihak Polda Sumsel dan juga Bea Cukai Kanwil Sumsel.

Dari hasil tersebut ditangkaplah empat orang tersangka di dua lokasi yang berbeda.

Adapun keempat tersangka itu yakni pasangan suami istri NN dan NH serta dua wanita lainnya yakni AS dan IB.

"Sebelumnya sabu ini dibawa oleh NN dan NH dari Medan menuju Palembang menggunakan jalur darat. Rencana sabu ini akan dikirim ke Bali melalui jalur udara saat sampai ke Palembang," tegas dia.

Adanya tangkapan ini membuat pihaknya menduga ada indikasi mereka termasuk jaringan 1 ton sabu yang berasal dari cina yang ditangkap di Jakarta atau bukan.

"Kita duga mereka ini jaringan besar jadi masih kita selidiki," katanya.

Editor: Sudarwan
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help