SriwijayaPost/

7.033 Peserta Bersaing Rebut Tiket Ujian Saringan Masuk Bersama Perguruan Tinggi

Jalur terakhir masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yakni Seleksi Ujian Saringan Masuk Bersama (USMB) mulai digelar besok (18/7).

7.033 Peserta Bersaing Rebut Tiket Ujian Saringan Masuk Bersama Perguruan Tinggi
SRIPOKU.COM/YULIANI
Beberapa peserta saat mengecek lokasi ujian di SMAN 1 Palembang, Senin (17/7). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --Jalur terakhir masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yakni Seleksi Ujian Saringan Masuk Bersama (USMB) mulai digelar besok (18/7).

Tercatat ada 7.033 peserta sudah membeli PIN dan akan mengikuti ujian tertulis yang tersebar di 355 ruang baik di kampus maupun sekolah.

Berdasarkan hasil pantauan Sripo, para peserta USMB mulai melihat lokasi dan nomor ujian di SMAN 1 Palembang hari ini sekitar pukul 14.00 WIB.

Peserta hanya bisa memantau nomor ujian di luar ruang, sebab panitia USMB sudah mensterilkan ruang ujian.

“Tidak bisa masuk ruang karena sudah dikunci panitia kak. Tapi kami masih bisa tahu lokasi tempat duduk untuk ujian besok (hari ini red),” ujar salah satu peserta, Ibrahim Martin.

Terpisah, Ketua USMB 2017 Prof Dr H Zulkifli Dahlan DEA mengatakan, pendaftaran USMB 2017 sudah dibuka sejak 1 Juni hingga 16 Juli.

Dari catatan pihaknya, jumlah peserta yang akan mengikuti ujian sebanyak 7.033 orang dan terbanyak memilih kelompok ujian SAINTEK sebanyak 3.879 orang, kemudian SOSHUM 2.527 peserta dan CAMPURAN 627 orang.

“Sebetulnya peserta yang mendaftar ada 7.130, namun ada 97 peserta tidak membeli PIN sehingga totalnya peserta yang akan ujian ada 7.033 orang,” ujarnya.

Jumlah peserta ini, tidak hanya memilih Universitas Sriwijaya, namun ada tiga perguruan tinggi swasta lainnya bisa dipilih melalui USBM 2017 seperti UPGRI, UIGM dan UTP.

“Kita mengimbau agar peserta lebih pagi datang ke lokasi ujian karena dikhawatirkan terkendala macet sehingga menguras waktu,” ujarnya.

Sebelumnya, Rektor Unsri Prof Dr Ir Anis Saggaff MSCE mengatakan, kerjasama perekrutan mahasiswa baru bekerjasama dengan perguruan tinggi swasta sudah lama dikonsep, baru baru terealisasi tahun ini.

Dalam USMB sendiri, Unsri dan tiga PTS membuka lima program studi dan untuk pilihan satu Perguruan Tinggi maksimum dua program studi (prodi) yang dipilih.

“Intinya program ini untuk kebersamaan sehingga tidak ada lagi image bahwa PTN mengkotomi PTS,” kata Anis.

Ia menjelaskan, perekrutan mahasiswa dengan pola kerjasama ini pun bisa meningkatkan daya saing dari sisi minat akademik.

“Kami berharap program ini nantinya bisa lebih mendekatkan hubungan akademik PTN dan PTS,” jelasnya.

Penulis: Yuliani
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help