SriwijayaPost/

7 Anggota Polres Muba Terindikasi Pemakai Narkoba, Ini Hasil Tes Urine

Setidaknya 7 orang anggota Polres Muba diduga mengkomsumsi narkoba, dikarenakan pada urine tersebut mengandung zat Amfetamin.

7 Anggota Polres Muba Terindikasi Pemakai Narkoba, Ini Hasil Tes Urine
SRIPOKU.COM/FAJERI
Tim kesehatan dari Polres Muba ketika melakukan pemeriksaan urine. 

SRIPOKU.COM, SEKAYU--Tes urine dadakan yang dilakukan kepada puluhan anggota Polres Muba, membuahkan hasil yang mengejutkan.

Setidaknya 7 orang anggota Polres Muba diduga mengkomsumsi narkoba, dikarenakan pada urine tersebut mengandung zat Amfetamin.

Pemeriksaan urine yang dipimpin langsung oleh Kapolres Muba AKBP Rahmat Hakim SIk dan didampingi Wakapolres Muba Kompol Dodi Eka Putra,  di Aula Polres Muba sekitar pukul 09.00 WIB, Senin (17/7).

Satu persatu puluhan anggota Polres Muba di tes urinennya, tentunya dengan penjagaan Provost pada setiap pintu masuk.

Usai pemeriksaan didapatkan hasil bahwa ada 7 urine anggota yang terindikasi zat Amfetamin, hasil tersebut diketahui setelah dilakukan pemeriksaan menggunakan alat khusus.

"Kita belum bisa memastikan mereka mengkonsumsi obat sakit atau narkoba, karena pada urine mereka terkandung zat amfetamin. Menurut keterangan para anggota yang terindikasi mereka membantah dengan tegas telah mengkomsumsi narkoba," kata Wakapolrea Muba Kompol  Dodi Indra Eka Putra SIK.

Menurut keterangan para anggota, mereka mengkomsumsi obat sakit semalam. "Pengakuan tersebut kita tidak langsung percaya dan untuk itu akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.

Jika pada pemeriksaan lanjutan mereka positif menggunakan narkoba, segera kita akan melakukan konseling.

Pasalanya mereka merupakan korban dari peredaran narkoba, jika diketahui bahwa ada oknum polisi yang menjadi bandar narkoba maka kita akan proses secara hukum.

"Informasi mengenai oknum polisi mengkonsumsi dan pengedar narkoba ini sudah kita dapatkan dan untuk itu hal ini dilakukan,” jelasnya.

Sementara, Kapolres Muba AKBP Rahmat Hakim SIk, menambahkan tes urine yang dilakukan ini bertujuan mengantisipasi anggota menyalahgunakan narkoba.

 "Jadi sudah sepatutnya penegak hukum memberikan contoh kepada masyarakat. Kita tidak akan mentolerir dan diproses hukum jika ada oknum polisi yang mengkonsumsi narkoba,  sanksi tegas akan dijatuhkan kepada oknum polisi, yang masih mengkonsumsi narkoba bahkan hingga sampai pemecatan," tegasnya.

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help