SriwijayaPost/

360 Calon Santri Asal Muratara Diberangkatkan ke Pondok Pesantren di Pulau Jawa

Sebanyak 360 calon santri tahfidz quran asal Kabupaten Muratara menimba ilmu di pondok pesantren di Pulau Jawa dan Madura.

360 Calon Santri Asal Muratara Diberangkatkan ke Pondok  Pesantren di Pulau Jawa
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Bupati Muratara Syarif Hidayat memberi wejangan kepada para calon santri tahfidz quran, sebelum diberangkatkan kebeberapa pondok pesantren menggunakan bus, Minggu (16/7/2017). Calon santri yang diberangkatkan sebanyak 360 orang. 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Sebanyak 360 calon santri tahfidz quran asal Kabupaten Muratara yang akan menimba ilmu di beberapa pondok pesantren di Pulau Jawa dan Madura diberangkatkan, Minggu (16/7/2017).

Para calon santri yang berangkat menggunakan tujuh unit bus ini, dilepas oleh Bupati Muratara Syarif Hidayat dari kediaman rumah dinas bupati di Jalinsum Desa Terusan Kecamatan Karangjaya.

Kepala Bagian Kesra Pemkab Muratara Nawawi Yusuf menyampaikan, para calon santri ini akan menimba ilmu di Pondok Pesantren Al Amin Sumenep Madura, Pesantren Darussalam Jombang dan Pesantren Bustanul Ussyatil Quran Demak.

Mulai dari tingkatan Tsanawiyah (MTS) dan Aliyah MAN) putra dan putri.

Bupati Muratara Syarif Hidayat mengatakan, pihaknya mengirimkan para calon santri penghafal alquran ini sebagai duta Muratara untuk menimba ilmu agama di Pulau Jawa.

Harapannya, para calon santri ini nantinya dapat menjadi generasi penerus yang berakhlakul karimah, paham ilmu dan taat beragama.

"Tujuan kami ikhlas, tidak lain tidak bukan hanyalah untuk mendidik anak-anak Muratara yang berilmu, berakhlak dan paham agama. Awalnya kita targetkan 400 orang anak dari setiap desa di Muratara, namun yang berhasil dijaring 360 anak. Alhamdulillah, anaknya ikhlas untuk masuk pesantren, orang tuanya juga ikhlas melepas anak-anaknya. Kita sama-sama mendoakan, anak-anak kita ini selamat dan sehat selama menempuh pendidikan," ujar Syarif Hidayat.

"Orang tua jangan ragu, takut anak sakit ada yang urus, makan sudah diurus. Sebelum diberangkatkan, saya sudah utus tim meninjau ke pondok-pondok pesantren tujuan kita. Jadi jangan ragu, serahkan kepada Allah untuk menjaga anak-anak kita ini. Kita sama-sama mohon kepada yang maha kuasa, ya Allah berilah ilmu bermanfaat kepada anak-anak kami ini," sambungnya.

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help