SriwijayaPost/

Pura-pura Salat, Nazar Adiansyah Gondol Motor di Masjid Al-Ikhlas Jalan Sukarela Sukarame

Ketika korban dan jemaah lainnya tengah salat, datanglah pelaku Nazar Adiansyah bersama adiknya Zaki Julfikar yang menunggu di atas motor sambil menga

Pura-pura Salat, Nazar Adiansyah Gondol Motor di Masjid Al-Ikhlas Jalan Sukarela Sukarame
SRIPOKU.COM/DARWIN SEPRIANSYAH
Motor milik tersangka Nazar Adiansyah berupa Yamaha Vega BG 4104 PAK warna merah dan motor korban Satria FU 150 BE 4740 VH warna hijau hitam diamankan di Polsek Sukarame Palembang. 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Darwin Sepriansyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Bagi pemilik kendaraan bermotor roda dua ada baiknya selain mengunci stang, motor anda juga dipasang kunci pengaman tambahan mengingat aksi pencurian motor sudah semakin meresahkan.

Bahkan jemaah yang hendak salat dan memarkir kendaraannya di depan masjid harus merelakan motornya digondol pencuri, meski pada akhirnya pelaku berhasil ditangkap Tim Buser Polsek Sukarame Palembang.

Dari data yang dihimpun Sripoku.com, pencurian motor itu terjadi pada 30 Mei 2017, saat korban Yogie Prasetyo (26) salat tarawih di Masjid Al-Ikhlas, Jalan Sukarela Sukarame, Palembang dan motornya diparkir dalam keadaan terkunci stang.

Ketika korban dan jemaah lainnya tengah salat, datanglah pelaku Nazar Adiansyah bersama adiknya Zaki Julfikar yang menunggu di atas motor sambil mengawasi lokasi sekitar.

Sementara sang kakak masuk ke area halaman parkir masjid dan mengincar motor jemaah dan merusak kontak motor dengan menggunakan kunci leter T.

Berhasil, warga Jalan Abi Kusno CS, Rt47/Rw01, Kemang Agung Kertapati ini pun langsung kabur dengan membawa motor korban, sedangkan adiknya yang masih di lokasi kejadian berhasil diamankan warga.

"Jadi modusnya yakni dengan ikut pura-pura mau salat. Modus seperti ini bukan sekali dua kali," kata Kapolsek Sukarami Kompol Khalid Zulkarnain didampingi Kanit Reskrim Sukarami Iptu Marwan, saat ungkap kasus, Sabtu (15/7/2017).

Dikatakan Khalid, selanjutnya pada 19 Juni, Tim Buser Polsek Sukarame berhasil mengamankan tersangka Basrah (22), warga Jalan Dusun 1 RT1 Tanjung Sejaro, Ogan Ilir, karena telah membeli barang dari hasil kejahatan yang dicuri Nazar.

Tak ingin buruannya utamanya terus berkeliaran, anggotanya pun terus melakukan pengejaran terhadap Nazar yang diketahui kabur ke Ogan Ilir.

Barulah pada 27 Juni sekitar pukul 17.30 WIB di Desa Sungai Rotan, Rantau Panjang, Ogan Ilir, tersangka berhasil ditangkap oleh tim gabungan Polsek Sukarame dan dibantu anggota Polres Ogan Ilir.

Selanjutnya, tersangka dan barang bukti dibawa ke Palembang untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Pengakuan baru dua kali mencuri motor, tapi kita akan lakukan pendalaman lagi. Tersangka sendiri akan dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, ancaman hukumannya paling berat 7 tahun penjara. Sedangkan satu lagi akan dikenakan Pasal 340 KUHP tentang penadahan, ancamannya paling berat 4 tahun penjara," jelasnya.

Sementara barang bukti yang disita yakni satu buah kunci leter T dan motor tersangka Yamaha Vega BG 4104 PAK warna merah dan motor korban Satria FU 150 BE 4740 VH warna hijau hitam.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help