SriwijayaPost/

Muka 142 Yatim Dhuafa Berprestasi Sumringah, Ini Penyebabnya

Orangtua anak yatim yang malas ngurusi untuk mendaftarkannya. Ini inisiator dari masjid, rumah tahfidz.

Muka 142 Yatim Dhuafa Berprestasi Sumringah, Ini Penyebabnya
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Para santriwati yatim dhuafa usai menerima bantuan beasiswa dan peralatan sekolah, peralatan salat, Sabtu (15/7/2017). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sebanyak 142 anak yatim dhuafa berprestasi mukanya nampak sumringah menjelang acara Halal Bi halal dan Berbagi Bersama anak yatim dhuafa berprestasi di sekolah Tahun 2016-2017 yang digelar Ponjen Amal Bina Insani Palembang di Masjid Jamik Adha Jl Sapta Marga Bukit Sangkal Palembang, Sabtu (15/7/2017).

Ketua Pembina Yayasan Ponjen Amal Bina Insani Palembang HM Yusuf Usman MEng Sc didampingi Sekretaris Umum Ir H Nuruddin Hanafiah MT mengatakan kegiatan sebagai penutup rangkaian Ramadhan Ceria ke-3/1438H ini diisi dengan pembagian beasiswa anak yatim dhuafa berprestasi 2016-2017.

Ketua Pembina Yayasan Ponjen Amal Bina Insani Palembang HM Yusuf Usman MEng Sc menyerahkan hadiah pemenang lomba, Sabtu (15/7/2017).
Ketua Pembina Yayasan Ponjen Amal Bina Insani Palembang HM Yusuf Usman MEng Sc menyerahkan hadiah pemenang lomba, Sabtu (15/7/2017). (SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ)

Kemudian pembagian hadiah pemenang lomba kegiatan festival remaja muslim ke-3/2017 (hafizh, dai, hadro, MTQ, salat dan busana muslim), tausiah halal bihalal, dan silaturahmi.

Lomba-lomba itu sendiri telah dilaksanakan 11 Juni 2017 lalu di Masjid Nurul Yaqin, Bukit Sangkal.

"Pembagian santunan anak yatim prestasi jumlahnya ada 142 anak. Anak yang peringkat 1 ada 14 anak. Kemudian yang peringkat 2 - 10 ada 69 anak. Sisanya peringkat 11 dan seterusnya paling banyak. Bukan rangking lagi tapi ini motivasi. Total secara keseluruhan 142 anak Rp 79.000.000. 6 tidak hadir. Ada yang sakit dan kehujanan," ungkap HM Yusuf Usman MEng Sc.

Untuk rangking 1 SLTA total yang dikeluarkan Rp 2.800.000 untuk 4 orang.

Untuk rangking 1 siswa SD yang dikeluarkan Rp 1.500.000 untuk 3 orang, dan rangking 1 siswa SLTP yang dikeluarkan Rp 4.200.000 untuk 7 orang.

Bantuan yang diberikan selain uang tunai, peralatan sekolah, peralatan sholat, juga pembagian hadiah lomba.

Seyogiyanya acara ini kata Yusuf digelar sebelum lebaran. Namun liburan mepet khawatir anak-anak sudah banyak yang pulang kampung.

Halaman
12
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help