SriwijayaPost/

Memasuki Musim Panen Harga Beras di OKU masih Tinggi

Sejumlah areal persawahan di Kabupaten OKU sudah mulai memasuki musim panen padi, namun harga beras di pasaran masih tinggi.

Memasuki Musim Panen Harga Beras di OKU masih Tinggi
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Pedagang beras diitngkat pengecer masih mematok harga berkisar Rp 9.500/kg hingga Rp 10.000/kg. 

SRIPOKU.COM, BATURAJA--Sejumlah areal persawahan di Kabupaten OKU sudah mulai memasuki musim panen padi, namun harga beras di pasaran masih tinggi.

Untuk beras medium seperti IR di pasaran masih berkisar Rp 10.000/kg, padahal para petani sudah mulai panen padi.

Pantauan di pasar tradisional di Kota Baturaja Jumat (15/7), harga beras medium ini sejak bulan Ramadhan lalu harganya tetap bertahan dikisaran Rp 9.500/kg hingga Rp 10.000/kg.

Disisi lain, sejumlah petani di Kecamatan Semdiangaji Kabupaten Ogan Komering Ulu menuturkan, sebagian besar petani khususnya padi sawah kini sudah mulai panen.

Panen padi musim redeng kali ini disambut dengan suka cita oleh petani. Hasil padi sawah diharapkan cukup untuk kebutuhan makan keluarga.

“Alhamdulillah mudah-mudahan cukup untuk makan, idak nak beli beras lagi,” kata Rizal petani padi di Desa Singapura Kecamatan Semiangaji.

Selain padi sawah , padi ladang juga sudah mulai memasuki musim panen.

Pantauan dilapangan, terlihat kesibukan petani memasuki musim panen ini memang mulai terasa. Disepanjang jalan didepan halaman rumah warga terlihat jemuran padi. Begitu juga dipabrik penggilingan padi kini mulai kebanjiran order.

Disejumlah mesin penggilingan padi terlihat tumpukan karung padi yang siap digiling. Untuk upah atau bayaran menggiling padi biasnya ditarik dari beras dari hasil penggilingan.

” Biasnyo satu kaleng beras yang sudah digiling ditarik upah 2 kg beras,” terang salah seorang warga seraya menambahkan satu kaleng beras berat bersihnya sekitar 16 kg.

Karena banyak yang membayar upah menggiling padi dengan beras , biasanya pemilik mesin penggilingan padi juga menjual beras kepada konsumen.

Harga beras ditingkat pabrik penggilingan padi memang lebih murah dari harga ditingkat pedagang pengecer.

Harga beras ditingkat pabrik berkisar Rp 7 000/kg Rp 7000/kg , sedangkan ditingkat pedagang pengecer harga beras yang sama masih Rp 9.000/kg.

Penulis: Leni Juwita
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help