SriwijayaPost/

Dishub Kerahkan 550 Anggotanya untuk Atur lalu Lintas

"Kami juga akan turun untuk mengatur lalu lintas kalau ada kegiatan-kegiatan besar, biasannya dilakukan mulai pagi sampai malam," ujarnya.

Dishub Kerahkan 550 Anggotanya untuk Atur lalu Lintas
SRIPOKU.COM/SITI OLISA

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Untuk mengurangi kemacetan yang sering terjadi pada waktu pagi dan sore di Kota Palembang, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang mengerahkan 550 pegawai Dishub untuk turun ke jalan mengatur lalu lintas. Kegiatan ini baru dimulai sejak Senin (10/7) lalu.

Kabid Pengawasan dan Pengendalian Lalu Lintas Dishub Kota Palembang, Martha Edison, mengatakan, penurunan petugas Didhub dilakukan untuk membantu kepolisian dalam mengatur lalu lintas.

"Ini juga termasuk permintaan masyarakat, agar Dishub juga ikut mengatur lalu lintas pada saat-saat rawan macet," ujarnnya.

Martha mengatakan, pengaturan lalu lintas dilakukan di waktu pagi mulai pukul 6.30 WIB sampai 9.00 WIB, sedangkan pada sore hari pengaturan dilakukan mulai pukul 15.00 WIB sampai 17.00.

"Khusus pagi, seluruh pegawai Dishub akan ditempatkan di titik-ttik rawan macet seperti di persimpangan dan jalur padat lainnya," ujarnya.

Martha menambahkan, untuk pengaturan di sore hari, pihaknya menurunkan petugas sekitar 150 orang.

"Kami juga akan turun untuk mengatur lalu lintas kalau ada kegiatan-kegiatan besar, biasannya dilakukan mulai pagi sampai malam," ujarnya.

Selain program melayani masyarakat, pihaknya saat ini juga sedang menggalakkan program penataan parkir, pemasangan rambu-rambu lalu lintas termasuk pemasangan.

"Sebelum LRT dibangunakan ada banyak rambu-rambu lalu lintas yang mengalami kerusakan. Untuk itu setelah pembangunan LRT dan kereta LRT sudah dinaikkan kami akan melakukan penambahan rambu lalu lintas dan lampu lalu lintas," ujarnya.

Martha menjelaskan, pihaknya kembali akan menentukan titik yang akan dipasang rambu-rambu lalu lintas.

"Penambahan rambu-rambu dan lampu lalu lintas ini memang tugas Dishub yang bertanggung jawab dengan pengadaan sarana dan prasarana. Kalau kereta sudah naik akan berbenah, termasuk melakukan pemasangan CCTV di titik tertentu bantuan dari kementerian," ujarnya.

Penulis: Siti Olisa
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help