Kepala Rutan Baturaja: Petugas tidak Boleh Arogan dan Stop Pungli

"Petugas tidak boleh arogan terhadap warga binaan serta STOP PUNGLI, bila masih ada yang coba-coba langsung ditindak." kata Karutan Baturaja.

Kepala Rutan Baturaja: Petugas tidak Boleh Arogan dan Stop Pungli
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Kepala Rutan Baturaja Herdianto Amd.IP SH, MSi

SRIPOKU.COM, BATURAJA -- Pererat silaturahmi dengan warga binaan merupakan salah satu cara untuk membuat aman dan nyaman penghuni Rutan (Rumah Tahanan ) Baturaja.

Hal itu dikatakan Kepala Rutan Baturaja Herdianto Amd.IP SH, MSi kepada SRIPOKU.COM Selasa (11/7) , menurut Herdianto, yang paling penting adalah menjaga silaturahmi dan berkomunikasi.

“Siapapun dia dan apapun masalahnya mereka berhak untuk mendapat perlakuan yang baik dihargai,” kata Kepala Rutan seraya menambahkan komunikasi sangat penting agar warga binaan tidak merasa terkucil.

Kepala Rutan mengaku, perlakuan yang baik dan menghargai hak-hak tahanan juga menjadi cara yang jitu untuk melakukan pendekatan secara kekeluargaan dengan warga binaan.

Setelah warga binaan memiliki rasa kedekatan emosional dengan petugas rutan maka dipastikan akan lebih mudah mengedukasi warga binaan menuju hidup yang lebih baik.

” Kita juga bekerjasama dengan media untuk mengontrol agar tidak terjadi pungli di Rutan Baturaja,” tandas Herdianto.

Dia menegaskan, sudah lama dipasang baleho besar dengan tulisan yang terang tentang larangan Pungli depan Rutan Baturaja.

Herdianto Amd.IP SH, MSi mengajak semua pihak sama-sama mentaati aturan larangan Pungli sehingga kondisi Rutan Baturaja senantiasa kondusif.

Lebih jauh Herdianto menjelaskan, kondisi Rutan Baturaja memang sudah overkapasitas. Penghuninya sudah mencapai 456 orang padahal kapasitas hanya 226 orang.

Sehingga satu sama lain harus benar-benar meyadari pentingnya kebersamaan dan saling pengertian untuk kebaikan dan taat aturan.

Halaman
12
Penulis: Leni Juwita
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help